DIGITAL LIBRARY



JUDUL:AKTIVITAS ANTIBIOFILM EKSTRAK AIR DAUN TALAS (Colocasia esculenta) TERHADAP PEMBENTUKAN BIOFILM Candida albicans ATCC.10231 SECARA IN VITRO Tinjauan Terhadap Parameter Minimum Biofilm Inhibitory Concentration dan Mean Gray Value
PENGARANG:ELLANDA PERMATA DERLIN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-09


Candida albicans memiliki kemampuan membentuk biofilm yang menimbulkan resistensi terhadap antifungi. Daun C. esculenta mengandung saponin, flavonoid, alkaloid, fenol, tanin dikembangkan sebagai antibiofilm. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penghambatan ekstrak air daun C. esculenta terhadap pembentukan biofilm C.albicans berdasarkan parameter Mean Gray Value (MGV) dan Minimum Biofilm Inhibitory Concentration (MBIC). Penelitian eksperimental dengan rancangan posttest onlycontrol group design dan metode tube test untuk mengamatai efek antibiofilm. Pengujian dengan tiga kali pengulangan dari berbagai perlakuan ekstrak air daun talas (C.esculenta) (5%, 10%, 20%, 40%, 60%, 80%), kontrol povidone iodine 10%, dan aquadest steril. Analisis menggunakan uji one-way Anova dan post-hoc Duncan. Hasil penelitian menunjukkan MBIC dari ekstrak air daun talas (C.esculenta) didapat pada 10%. Hasil analisis statistic, memperlihatkan pemberian ekstrak air daun C.esculenta mempengaruhi nilai MGV biofilm C.albicans. Nilai MGV yang dihasilkan ekstrak 80% (160.52) setara dengan povidone iodine (160.8490 (p<0.05). Kesimpulan, ekstrak air daun C. esculenta menghasilkan aktivitas antibiofilm terhadap pembentukan biofilm C. albicans. Kata-kata kunci: Biofilm, Candida albicans, Colocasia esculenta, MBIC, MGV

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI