DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Dismenore Primer
PENGARANG:HAURA HUWAIDA ZHAFIRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-05


Dismenore primer merupakan keluhan reproduksi yang paling sering dialami oleh wanita usia produktif, tidak terkecuali mahasiswi, ditandai dengan nyeri pada perut bagian bawah akibat kontraksi otot rahim yang dipicu oleh prostaglandin. Mahasiswi Fakultas Kedokteran memiliki tekanan akademik dan jadwal padat, yang dapat mempengaruhi kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara kualitas tidur dan kejadian dismenore primer. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. menggunakan instrumen Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur dan Menstrual Symptom Questionnaire (MSQ) untuk menilai dismenore primer. Sampel pada penelitian sebanyak 64 responden  menggunakan uji statistik Chi-Square dengan alternatif menggunakan uji Fisher Exact apabila tidak memenuhi syarat. Total 64 responden, sebanyak 40 responden (62,5%) yang memiliki kualitas tidur buruk tidak mengalami dismenore, sementara 23 responden (35,9%) yang juga memiliki kualitas tidur buruk mengalami dismenore. Hanya 1 responden (1,6%) yang memiliki kualitas tidur baik, dan tidak mengalami dismenore. Berdasarkan hasil uji Fisher Exact didapatkan nilai p = 1.000 (>0,05). Kesimpulan penelitian initidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan kejadian dismenore primer pada mahasiswi Program Studi Kedokteran Program Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Angkatan 2021.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI