DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Perbedaan Waktu Reaksi antara Remaja Terlatih Futsal, Terlatih Pencak Silat, dan Tidak Terlatih | |
| PENGARANG | : | NAJWA AHDA SABILA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-06 |
Olahraga merupakan yang lebih baik didapatkan dari hasil latihan dan kebiasaan. Hal ini bisa didapatkan melalui kebiasaan olahraga. Olahraga diteliti mampu menambah pasokan aliran darah dan oksigen ke otot rangka dan otak. Pada cabang olahraga tertentu kecepatan reaksi dilatih guna menunjang performa pemain, misalnya seperti futsal dan pencak silat. Parameter yang perlu diukur adalah waktu reaksi. Waktu reaksi adalah jarak waktu dari penerimaan stimulus hingga direspon menjadi reaksi motorik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan waktu reaksi antara remaja terlatih futsal, terlatih pencak silat, dan tidak terlatih. Penelitian dilakukan secara cross sectional study pada 31 remaja anggota futsal, 32 anggota pencak silat, dan 30 tidak terlatih. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Welch’s Anova untuk melihat apakah terdapat perbedaan antara ketiga kelompok, dilanjutkan uji Post Hoc dengan uji Games-Howell untuk membandingkan masing-masing antara dua kelompok. Hasil analisis data adalah terdapat perbedaan yang bermakna antara rata-rata dari setidaknya dua kelompok uji dengan nilai p sebesar 0,005 (p<0,05). Dengan rincian terdapat perbedaan bermakna antara waktu reaksi remaja terlatih futsal dan remaja terlatih pencak silat (p=0,016), terdapat perbedaan bermakna antara waktu reaksi remaja terlatih futsal dan remaja tidak terlatih (p=0,008), tidak terdapat perbedaan bermakna antara waktu reaksi remaja terlatih pencak silat dan remaja tidak terlatih (p=0,545). Dapat disimpulkan terdapat perbedaan bermakna antara waktu reaksi remaja terlatih futsal, terlatih pencak silat, dan tidak terlatih
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI