DIGITAL LIBRARY



JUDUL:POTENSI OSTEOPROTEKTIF EKSTRAK BATANG PISANG KEPOK (Musa acuminata) TERHADAP KADAR ZINC PADA TIKUS MODEL OSTEOPOROSIS
PENGARANG:GUSTI DICKY FATHARONI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-09


Osteoporosis pascamenopause adalah penyakit menurunnya kekuatan tulang karena ketidakseimbangan antara proses resorpsi dan pembentukan tulang akibat defisiensi estrogen. Zinc merupakan mineral penting yang berkontribusi dalam pembentukan hidroksiapatit yang mendukung kekuatan dan kepadatan tulang. Salah satu alternatif terapi sebagai osteoprotektif adalah ekstrak batang pisang kepok (Musa acuminata) yang mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, dan terpenoid yang meningkatkan kesehatan tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek osteoprotektif ekstrak batang pisang kepok terhadap kadar zinc pada tikus ovariektomi sebagai model osteoporosis pascamenopause. Metode yang digunakan adalah true experimental pada tikus dengan dibagi menjadi lima kelompok: sham, ovariektomi, dan ovariektomi dengan pemberian 3 dosis (50, 100, dan 200 mg/kgBB). Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan kadar zinc tikus ovariektomi dan pemberian ekstrak batang pisang kepok dapat meningkatkan kadar zinc pada dosis 50 mg/kgBB tapi menurun seiring pertambahan dosis. Hasil ini menunjukkan bahwa efek osteoprotektif ekstrak batang pisang kepok tidak selalu meningkat seiring dengan peningkatan dosis. Pada analisis in silico, diperoleh ada senyawa yang memiliki afinitas rendah terhadap semua protein, yaitu triptolide, sehingga dapat mendukung mekanisme osteoprotektif. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI