DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Efek Pemberian Terapi Angiotensin II Receptor Blockers terhadap Peningkatan Kadar Kalium, Tinjauan terhadap Pasien Penyakit Ginjal Kronik Stadium 3-5 Non Dialisis di RSUD Ulin Banjarmasin
PENGARANG:LUTFIYA PUTRI WANDI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-09


Peningkatan kadar kalium serum dapat menimbulkan risiko signifikan bagi pasien penyakit ginjal kronik (PGK) stadium 3-5 non-dialisis yang menerima terapi angiotensin II receptor blockers (ARB). Penelitian ini mengevaluasi efek terapi ARB terhadap kadar kalium serum pada pasien tersebut di RSUD Ulin Banjarmasin. Desain penelitian ini adalah kohort retrospektif dengan data dari Januari 2022 hingga Desember 2023. Variabel independen adalah pemberian ARB, sedangkan variabel dependen adalah kadar kalium serum yang diukur pada awal dan satu bulan setelah terapi. Dari 100 subjek, mayoritas laki-laki (53%) dengan usia median 50 tahun, 98% menggunakan Candesartan. Kadar kalium serum awal rata-rata 3,9 (3,5–4,4) mmol/L meningkat menjadi 4,1 (3,6–4,8) mmol/L setelah satu bulan. Analisis uji t-berpasangan menunjukkan peningkatan signifikan (p = 0,008). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi ARB secara signifikan meningkatkan kadar kalium serum pada pasien PGK stadium 3-5 non-dialisis di RSUD Ulin Banjarmasin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI