DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Profil Metabolit Sekunder dan Aktivitas Antioksidan Fraksi n-Heksan Daun Benalu Batu (Paraboea sp.)
PENGARANG:DWI PUTRI RAMADHANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-09


Penelitian mengenai tumbuhan benalu batu (Paraboea sp.) masih tergolong sedikit, namun penggunaanya sudah banyak oleh masyarakat Batulicin sebagai pengobatan tradisional. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis profil metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan pada fraksi n-heksan daun benalu batu (Paraboea sp.). Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif laboratorik. Metabolit sekunder dianalisis menggunakan metode UPLC-MS. Uji aktivitas antioksidan menggunakan uji scavenging radikal hidroksil, chelating logam (metode dinis), dan scavenging hidrogen peroksida (metode ruch) dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil dari penelitian yakni terdapat lima senyawa metabolit sekunder dengan area terluas yang ditemukan pada fraksi n-heksan daun benalu batu (Paraboea sp.) yaitu golongan seskuiterpen, peptida, turunan klorofil, dan turunan quinolone. Aktivitas antioksidan fraksi n-heksan daun benalu batu (Paraboea sp.) yang dinilai dengan IC50 yakni pada aktivitas chelating logam 73,142 ppm, pada aktivitas scavenging radikal hidroksil 168,642 ppm, dan pada aktivitas scavenging hidrogen peroksida 124,534 ppm. Kesimpulan penelitian ini yakni senyawa metabolit sekunder golongan seskuiterpen dan turunan klorofil dapat menjadi kandidat antioksidan dan aktivitas antioksidan fraksi n-heksan tertinggi yaitu pada chelating logam dengan intensitas antioksidan kuat.

Kata-kata kunci: Daun benalu batu, Paraboea sp., metabolit sekunder antioksidan, chelating logam 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI