DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Tingkat Stres Terhadap Self-Harm pada Pelajar SMA Negeri 7 Banjarmasin
PENGARANG:MUHAMMAD ZAKIYUDDIN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-07


Stres merupakan sebuah permasalahan umum yang sering terjadi dalam

kehidupan manusia. Stres yang dialami oleh remaja disebabkan oleh faktor

kemampuan individu tersebut dalam mempersepsikan suatu stresor, jika stresor

tersebut dipandang merugikan maka tingkat stres nya akan meningkat Inilah yang

mendorong remaja melakukan suatu perilaku merugikan diri sendiri atau yang

sering disebut self-harm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui

pengaruh tingkat stres terhadap self-harm pada pelajar SMA Negeri 7

Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan desain

penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 12 yang

berjumlah 250 orang dan dipilih menggunakan metode purposive sampling yang

telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data tingkat stress

menggunakan kuesioner PSS-10 dan self-harm menggunakan kuesioner Self-

Harm Inventory. Uji yang digunakan yaitu uji alternatif Fisher’s Exact yang

dilanjutkan dengan koefisien kontingensi C. Didapatkan 0,8% mengalami stres

ringan, 82,8% stres sedang dan 16,4% stres berat. Didapatkan 30,4% memiliki

kecenderungan self-harm dan 69,6% tidak memiliki kecenderungan self-harm.

Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan antara tingkat stres

terhadap self-harm pada pelajar SMA Negeri 7 Banjarmasin (p=0,001), walau

tidak terdapat hubungan erat (korelasi rendah) antara tingkat stres dan self-harm

(C=0,24).

Kata-kata kunci: stres, self-harm, remaja

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI