DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Wanita Usia Subur Tinjauan di Wilayah Kerja Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala | |
| PENGARANG | : | AFIF FAKHRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-09 |
ABSTRAK
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA WANITA USIA SUBUR
Tinjauan di Wilayah Kerja Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala
Afif Fakhri
Anemia adalah kondisi kadar hemoglobin di bawah batas normal, yaitu dibawah 12 g/dL. Data Puskesmas Berangas tahun 2023 menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 15,4%. Anemia disebabkan berbagai macam faktor, salah satunya adalah status gizi yaitu indeks massa tubuh . Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Berangas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling dan desain penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan pada oktober 2024 di 4 desa dengan populasi WUS terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Berangas dengan total sampel 143 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini menunjukan bahwa WUS dengan status gizi kurus-normal sebanyak 53 orang (37,1%) dan gemuk sebanyak 90 orang (62,8%) serta WUS yang mengalami anemia sebanyak 42 orang (29,4%) dan yang tidak anemia sebanyak 101 orang (70,6%). Hasil analisis menggunakan uji fisher menunjukan tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia (p = 0,830) pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Berangas. Berdasarkan hasil yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Berangas.
Kata-kata kunci: status gizi, kejadian anemia, wanita usia subur
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI