DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Potensi Senyawa Aktif Ekstrak Etanol Kulit Kayu Bangkal (Nauclea subdita) sebagai Antibakteri Propionibacterium acnes
PENGARANG:RAURA FEBINA REZALIONIKA BUKIT
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-07


Jerawat atau acne vulgaris merupakan salah satu penyakit kulit yang terjadi karena adanya penyumbatan muara saluran lemak dan disertai inflamasi. Inflamasi ini dapat disebabkan oleh salah satu bakteri tertentu yaitu Propionibacterium acnes. Penduduk lokal Kalimantan Selatan memanfaatkan kulit kayu bangkal (Nauclea subdita) sebagai bahan dasar bedak dingin atau pupur bangkal yang berfungsi dalam mencegah jerawat. Ekstrak kulit kayu bangkal mengandung alkaloid, flavonoid, polifenol, dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan antibakteri ekstrak etanol 70% dari kulit kayu bangkal terhadap P.acnes, menghitung diameter zona hambat pada konsentrasi 65%, 75%, 85%, dan 95%, serta membandingkannya dengan kontrol positif klindamisin dengan pengulangan uji sebanyak 3 kali. Penelitian ini menggunakan metode true experimental dengan rancangan posttest only with control group design. Data hasil penelitian yang dilakukan uji One-way ANOVA dan Post-hoc Duncan ditemukan perbedaan tetapi tidak signifikan pada tiap perlakuan uji dengan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat aktivitas antibakteri yang berbeda pada tiap perlakuan uji terhadap P.acnes. Ekstrak etanol 70% kulit kayu bangkal pada konsentrasi 65%, 75%, 85% memiliki daya hambat sedang dan konsentrasi 95% memiliki daya hambat kuat.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI