DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | POTENSI OSTEOPROTEKTIF EKSTRAK BATANG PISANG KEPOK (Musa acuminata) TERHADAP KADAR MAGNESIUM PADA TIKUS MODEL OSTEOPOROSIS | |
| PENGARANG | : | MERNA AGNIYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-09 |
Magnesium (Mg²?) sebagian besar terdapat di otot dan tulang serta berperan penting dalam metabolisme dan mineralisasi tulang. Kekurangan magnesium dapat terkait dengan osteoporosis yang ditandai dengan rendahnya kepadatan mineral tulang (BMD) dan risiko patah tulang, terutama pada wanita pascamenopause. Pisang kepok (Musa acuminata) mengandung senyawa bioaktif yang dapat meningkatkan penyerapan magnesium, menghambat osteoklas, merangsang osteoblas dan mendukung pembentukan tulang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi osteoprotektif pada ekstrak batang pisang kepok dalam memperbaiki kadar magnesium tulang pada tikus osteoporosis. Pengukuran dilakukan pada tibia menggunakan ICP-AES dan dianalisis dengan uji One-Way ANOVA. Ovariektomi pada tikus betina Sprague Dawley menyebabkan penurunan kadar magnesium tulang, namun tidak signifikan secara statistik. Pemberian ekstrak batang pisang kepok (Musa acuminata) dengan berbagai dosis tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap kadar magnesium tulang tikus model osteoporosis. Kesimpulannya, ekstrak batang pisang kepok tidak memiliki efek signifikan terhadap potensi osteoprotektif dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan dosis optimal dan efek yang signifikan agar bermakna secara statistik.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI