DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN POLA KONSUMSI DAN KADAR KOLESTEROL DARAH TOTAL DENGAN OBESITAS SENTRAL PADA PEGAWAI DI PT. X
PENGARANG:Siti Aina Putri Warsono
PENERBIT:FAKULTAS KEDOKTERAN
TANGGAL:2019-04-10


Abstrak
Obesitas sentral merupakan penyebab utama metabolik sindrom yang meliputi resistensi insulin, diabetes mellitus tipe 2, hipertensi, sleep apnea syndrome, non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD), dislipidemia, dan semua faktor risiko penyakit kardiovaskular. Obesitas sentral 33% lebih banyak terjadi pada laki-laki yang memiliki pekerjaan sedentarian seperti profesional, manajer, tata usaha, pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai swasta. Prevalensi kejadian obesitas sentral di Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 sebesar 25,9%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola konsumsi dan kadar kolesterol darah total dengan obesitas sentral pada pegawai di PT. X. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 70 pegawai di PT. X yang diambil secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah pita ukur, lembar food recall, lembar isian, dan alat ukur kadar kolesterol darah total. Analisis data menggunakan uji fisher’s exact test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi dengan obesitas sentral (nilai p = 0,001), terdapat hubungan signifikan antara kadar kolesterol darah total dengan obesitas sentral (nilai p = 0,0001). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kadar kolesterol darah total dan pola konsumsi dengan obesitas sentral pada pegawai di PT. X. Maka dari itu diharapkan PT. X dapat memberikan upaya pencegahan obesitas sentral bagi pegawai.
Kata-kata kunci: obesitas sentral, pola konsumsi, kadar kolesterol darah total

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI