DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS MEMORI KOLEKTIF KONFLIK SEBAGAI FAKTOR PENENTU KECEMASAN PADA GEN Z SUKU DAYAK DAN MADURA: MIXED METHOD STUDY
PENGARANG:ELLYA NUR AWWALIN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-07


Kerusuhan Sampit tahun 2001 merupakan sejarah konflik antar etnis melibatkan suku Dayak dan suku Madura. Sejarah yang membekas pada setiap individu keturunan dari suku Dayak dan suku Madura terbentuk menjadi sebuah ingatan bersama atau ingatan kolektif. Melalui teori memori kolektif, peneliti ingin mengetahui gambaran proses keberlanjutan cerita sejarah konflik dan peranannya terhadap kecemasan antarkelompok Gen Z suku Dayak dan suku Madura. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran dengan desain concurrent transformative, instrumen penelitian ini berupa wawancara dan dua alat ukur berupa skala memori kolektif dan skala intergroup anxiety. Terdapat 2 kategori subjek penelitian: (1) informan wawancara di Kota Sampit (3 orang Gen Z Dayak; 3 orang Gen Z Madura; 4 orang penyintas konflik) dan (2) partisipan survei sebanyak 68 orang Gen Z berusia 16-25 tahun di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Hasil studi kualitatif ditemukan dua tema, yaitu pewarisan sejarah memori dan bentuk sejarah memori sedangkan temuan studi survei (kuantitatif) bahwa terdapat peranan memori kolektif secara signifikan terhadap kecemasan antarkelompok pada Gen Z (b = 0,474; t(66) = 4,372; p < 0,05; 95% Cl dari B [0,031; 0,084]) dan memiliki korelasi positif yang cukup signifikan (r = 0,474; n = 68; p < 0,01).

 

Kata Kunci: kerusuhan sampit 2001, Gen Z, memori kolektif, kecemasan antarkelompok

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI