DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH DIET IKAN SELUANG TERHADAP AKTIVITAS SUPEROKSIDA DISMUTASE DARAH TIKUS MODEL STRES | |
| PENGARANG | : | SOPHIA RINANDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-09 |
Stres psikologis memicu pembentukan radikal bebas dan antioksidan endogen sebagai penetralisirnya, salah satunya superoksida dismutase (SOD). Peningkatan radikal bebas harus diimbangi dengan peningkatan sintesis antioksidan enzimatik. Hal tersebut mungkin tidak cukup jika hanya diatasi dengan antioksidan endogen, sehingga diperlukan antioksidan eksogen. Antioksidan eksogen ini dapat diperoleh dari komponen alami pada bahan pangan, salah satunya adalah ikan seluang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh diet ikan seluang terhadap aktivitas SOD darah tikus putih jantan galur Wistar model stres. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu true experimental dengan posttest-only control group design. Penelitian dilakukan pada 3 kelompok hewan coba, yaitu (K1) kelompok kontrol tanpa perlakuan stres, (K2) kelompok perlakuan stres dengan pemberian pakan standar, dan (K3) kelompok perlakuan stres dengan pemberian pakan ikan seluang. Induksi stres yang digunakan yaitu stres imobilisasi kronis selama 4 minggu. Setelah 4 minggu, dilakukan terminasi dan pengambilan darah untuk diukur aktivitas enzim superoksida dismutase. Analisis statistik menggunakan Uji Kruskal-Wallis dan Uji Mann-Whitney. Hasil penelitian didapatkan aktivitas SOD pada masing-masing kelompok yaitu K1=0,004 U/mg; K2=0,014 U/mg; dan K3=0,024 U/mg. Terdapat perbedaan bermakna antara K1 dengan K3, serta tidak terdapat perbedaan bermakna antara K2 dengan K3. Namun, pada rerata aktivitas SOD darah didapatkan K3 lebih tinggi daripada K2. Kesimpulan : diet ikan seluang dapat menurunkan stres oksidatif sistemik pada tikus model stres melalui peningkatan aktivitas SOD darah.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI