DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EKSPLORASI KETERBUKAAN DIRI DALAM PROSES PEMULIHAN PSIKOLOGIS: STUDI KASUS PADA KORBAN ANCAMAN REVENGE PORN DI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:KARINA NUR ANNISA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-08


ABSTRAK

EKSPLORASI KETERBUKAAN DIRI DALAM PROSES PEMULIHAN PSIKOLOGIS: STUDI KASUS PADA KORBAN ANCAMAN REVENGE PORN DI KALIMANTAN SELATAN

Karina Nur Annisa

Keterbukaan diri menjadi aspek penting dalam membantu korban mengelola dampak dari ancaman revenge porn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dan bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai cara keterbukaan diri yang diterapkan oleh korban ancaman revenge porn serta strategi dan pendekatan efektif yang dapat mendukung peningkatan keterbukaan diri selama proses pemulihan psikologis. Subjek penelitian ini terdiri 6 orang perempuan dewasa awal yang pernah mendapatkan ancaman revenge porn dan tinggal di Kalimantan Selatan. Subjek dipilih melalui teknik purposive sampling melalui beberapa kriteria yaitu dewasa awal berusia 18-25 tahun, pernah atau sedang mendapatkan ancaman revenge porn, dan sudah melewati fase trauma dibuktikan dengan skor trauma yang rendah-sedang menggunakan Harvard Trauma Questionnaire Scale (HTQ) dan Skala Keterbukaan Diri yang memiliki 19 item dengan nilai reliabilitas sebesar 0,906. Proses analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa ancaman revenge porn berdampak serius pada kondisi psikologis korban, termasuk rasa takut, kecemasan, isolasi diri, dan tidak percaya diri, yang diperparah oleh stigma sosial. Keterbukaan diri berperan penting dalam proses pemulihan, di mana korban yang mampu berbagi pengalaman dan emosi kepada orang-orang terdekat, seperti keluarga atau sahabat, menunjukkan pemulihan yang lebih baik.

Kata Kunci: Keterbukaan diri, pornografi balas dendam, pemulihan psikologis.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI