DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Perbedaan Frekuensi dan Derajat Angina Pektoris Pasien Penyakit Jantung Koroner dengan dan Tanpa Intervensi Koroner Perkutan di RSUD Ulin Banjarmasin
PENGARANG:MUHAMMAD DZIKRA ANWAR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-09


Penyakit jantung koroner (PJK) terjadi akibat penyempitan pembuluh darah koroner karena aterosklerosis, ditandai dengan gejala angina pektoris yang memengaruhi kualitas hidup pasien. Intervensi koroner perkutan (IKP) merupakan prosedur revaskularisasi untuk mengurangi gejala angina pektoris dan memperbaiki kondisi klinis. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan frekuensi dan derajat angina pektoris pada pasien PJK dengan dan tanpa IKP di RSUD Ulin Banjarmasin. Desain penelitian menggunakan kohort retrospektif dengan 19 pasien tanpa IKP dan 16 pasien dengan IKP, melalui pendekatan total sampling. Data hasil penelitian menunjukkan rata-rata frekuensi angina pektoris pada pasien tanpa IKP adalah 2,1 ± 1,2, sementara pasien dengan IKP 0,3 ± 0,6. Untuk derajat angina pektoris, pasien tanpa IKP memiliki rata-rata 5,68 ± 1,77, sedangkan pasien dengan IKP 0,75 ± 1,39. Uji statistik menunjukkan p-value < 0,001 pada kedua variabel, menandakan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulannya, IKP efektif menurunkan frekuensi dan derajat angina pektoris pada pasien PJK di RSUD Ulin Banjarmasin.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI