DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERBANDINGAN HASIL REKONSTRUKSI PENIS DENGAN TEKNIK MODIFIKASI-P(POERWOSUSANTA) DAN NONMODIFIKASI PADA BURIED PENIS DI BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | AQMAL VIRMA PRAZA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-10 |
Buried penis adalah kondisi di mana lemak suprapubik menutupi penis, menyebabkan gangguan fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil rekonstruksi penis menggunakan teknik modifikasi-P (Poerwosusanta) dan nonmodifikasi pada pasien buried penis di Banjarmasin. Studi ini menggunakan desain cohort retrospektif dengan menganalisis rekam medis pasien di RSUD Ulin dan RSKB Banjarmasin Siaga periode 2018–2024. Sebanyak 61 pasien dikelompokkan berdasarkan teknik rekonstruksi yang digunakan: 39 pasien dengan teknik modifikasi-P (Poerwosusanta) dan 22 pasien dengan teknik nonmodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik modifikasi-P memberikan hasil memuaskan pada 62,3% pasien, lebih tinggi dibandingkan teknik nonmodifikasi (36,1%). Namun, analisis statistik menggunakan uji Fisher exact tidak menemukan perbedaan signifikan antara kedua teknik terhadap kepuasan pascaoperasi (p=0,293). Teknik modifikasi-P (Poerwosusanta) memiliki keunggulan pada stabilitas fiksasi dan estetika, meskipun penelitian ini terbatas pada sampel kecil dan dua rumah sakit. Penelitian lebih lanjut dengan sampel lebih besar diperlukan untuk memperkuat kesimpulan ini. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan penting bagi praktisi medis dan masyarakat dalam memilih metode rekonstruksi penis untuk buried penis, dengan mempertimbangkan aspek fungsional dan estetika
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI