DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN VOLUME PROSTAT PADA PASIEN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA DI RSKB BANJARMASIN SIAGA | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD JULIANDA PUTRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-10 |
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) merupakan suatu penyakit pembesaran prostat secara jinak. Salah satu faktor risiko dari pembesaran prostat yaitu merokok. Kandungan nicotine di dalam rokok dapat menurunkan hormon testosteron di darah dan meningkatkan hormon dihydrotestosteron di dalam prostat yang diduga berperan dalam meningkatkan volume prostat. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan kebiasaan merokok terdiri dari lama merokok dan jumlah rokok per hari dengan volume prostat pada pasien BPH di Rumah Sakit Khusus Bedah Banjarmasin Siaga. Metode penelitian yaitu observasional analitik dengan desain cross sectional. Subjek penelitian 30 orang dengan teknik sampling purposive sampling. Sebanyak 53,33% memiliki lama merokok ³ 30 tahun, 53,33% mengonsumsi rokok ³ 12 batang per harinya, dan 43,33% memiliki volume prostat sebesar 31-50 cc. Uji statistik yang digunakan uji korelasi spearman dengan tingkat kepercayaan 95 %. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara lama merokok dan volume prostat (p = 0,254, r = 0,215). Terdapat hubungan yang bermakna antara jumlah rokok per hari dan volume prostat dengan tingkat hubungan yang lemah ( p = 0,030, r = 0,396). Hasil penelitian ini memerlukan penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang juga dapat memengaruhi volume prostat.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI