DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Hubungan Konsumsi teh dan volume prostat pada pasien Benign Prostatic hyperplasia di RSKB SIaga Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | JAKA ANGGARA WIBOWO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-10 |
Benign prostatic hyperplasia merupakan kelainan histologis yang ditandai
dengan proliferasi sel epitel serta stroma prostat. Kandungan kafein dan polifenol
di dalam teh dapat memengaruhi metabolisme hormon androgen pada kelenjar
prostat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan
konsumsi teh dan volume prostat pada pasien BPH. Metode penelitian ini adalah
observasional analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional pendekatan
retrospective pada 30 pasien yang telah didiagnosis BPH dan melakukan
transabdominal ultrasonography di RSKB Banjarmasin Siaga pada tahun 2024.
Pengambilan data menggunakan wawancara. Data dianalisis menggunakan SPSS
menggunakan analisis bivariat uji non parametrik Spearman, didapatkan hasil
analisis hubungan lama konsumsi teh dan volume prostat tidak bermakna secara
statistik (p = 0,160, r = 0,263) dan hubungan jumlah cangkir teh per hari dan volume
prostat tidak bermakna secara statistik (p = 0,853, r = -0,035). Kesimpulan bahwa
hubungan kebiasaan konsumsi teh dan volume prostat terhadap BPH tidak terdapat
hubangan yang bermakna secara statistik dan memiliki hubungan lemah.
Kata-kata kunci: Benign prostatic hyperplasia, teh, kafein, polifenol enzim
aromatase
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI