DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KOMPUTER, REFRAKSI MATA, INTENSITAS CAHAYA LAYAR TERHADAP COMPUTER VISION SYNDROME (Studi Observasional Analitik pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Komputer Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat) | |
| PENGARANG | : | SALSABILA YASMIN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-13 |
Computer Vision Syndrome berisikan kumpulan kondisi mata, muskuloskeletal, dan juga perilaku yang disebabkan oleh penggunaan terhadap komputer dalam jangka waktu yang dikatakan lama. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa angka kejadian computer vision syndrome pada tahun 2020 memiliki rentang sebesar 40-90% dan penderita computer vision syndrome menghasilkan >60 juta orang sehingga tiap tahunnya mengalami kenaikan yang siginifikan yakni muncul 1 juta kasus baru. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Komputer FKIP ULM, dapat diketahui responden yang mempunyai keluhan computer vision syndrome mempunyai persentase sebesar (62,3%), hal ini terlihat dari lamanya penggunaan komputer yang melebihi dari 4 jam/harinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan observasional analitik yang bertujuan untuk mengetahui penggunaan lama komputer, refraksi mata, intensitas cahaya layar terhadap computer vision syndrome pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Komputer FKIP ULM. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 252 responden dan sampel yang diambil sebanyak 77 mahasiswa menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner modifikasi yang mana telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu mengenai variabel computer vision syndrome, lama penggunaan komputer, refraksi mata, intensitas cahaya layar. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa adanya hubungan signifikan lama penggunaan komputer (p-value = 0,007), refraksi mata (p-value = 0,037), intensitas cahaya layar (p-value = 0,030). Oleh karena itu, mahasiswa disarankan untuk melakukan istirahat selama 15 menit setelah beraktifitas di depan komputer selama 2 jam. Mahasiswa yang mengalami refraksi mata disarankan agar selalu menggunakan kacamata sesuai dengan gangguan penglihatan yang dialami begitupun mahasiswa yang mempunyai mata sehat sebaiknya menggunakan kacamata anti-radiasi ketika beraktifitas di depan komputer. Kemudian, selalu memperhatikan dan mengatur tingkat kecerahan layar (brightness) dengan baik agar mencegah terjadinya computer vision syndrome.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI