DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERPUSTAKAAN ANAK SEBAGAI COMMUNAL SPACE DI KOTA BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | IKE RAHAYU PUJI ASTUTIK | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-13 |
Masa anak-anak merupakan masa kritis dalam menghadapi pertumbuhan dan
perkembangan. Selama periode ini anak-anak banyak belajar berbagai hal dan bereksplorasi
demi tumbuh kembang untuk mengasah wawasan ilmu pengetahuan dan kreativitasnya,
sumber belajar mereka biasanya terpengaruh dari orang-orang terdekat seperti orang tua
dan lingkungannya. (Maya, 2019). Pada pertumbuhannya, anak memiliki imajinasi yang
sangat luas. Dengan sering mengajak anak-anak untuk membaca, menonton video atau film
edukasi yang mendidik sesuai dengan usia anak dapat meningkatkan imajinasinya. Untuk
menanggapi hal tersebut maka diperlukan sebuah wadah pendidikan informal yang
rekreatif dan edukatif yaitu perpustakaan anak sebagai ruang komunal. Perpustakaan ini
dibuat semenarik mungkin untuk memupuk anak-anak agar senang dan ingin selalu datang
ke perpustakaan dan melakukan kegiatan membaca sambil berkumpul. Dari hal tersebut
dapat disimpulkan metode yang digunakan menggunakan pendekatan arsitektur hybrid
sebagai pertimbangan rancangan dalam mewadahi fungsi perpustakaan yang dimana
memiliki dua fungsi yang berbeda. Hal ini diwujudkan dalam konsep kolaborasi ruang atau
ruang yang dikombinasikan agar menciptakan ruang yang fleksibel dan saling
menguntungkan serta menciptakan suasana membaca sambil berkumpul.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI