DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERSPEKTIF PEMIDARA TERHADAP TRADISI BAPIDARA SUKU BANJAR | |
| PENGARANG | : | SALSABELLA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-15 |
Berdasarkan data BPS dari rentang tahun 2022 hingga 2023 persentase penduduk di Kalimantan Selatan yang menggunakan praktek pengobatan tradisional atau alternatif meningkat. Salah satu praktek pengobatan tradisional di Kalimantan Selatan adalah Bapidara. Bapidara merupakan kegiatan pengobatan terhadap orang yang kapidaraan. Kapidaraan berasal dari kata “pidara” yang bermakna telah terkena atau tertimpa. Kapidaraan diyakini terjadi akibat diganggu oleh makhluk gaib. Pemidara bapidara memegang peranan sentral dalam pelaksanaan tradisi bapidara. Tradisi bapidara masyarakat Banjar perlu dikaji dalam berbagai perspektif pemidara bapidara, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perspektif pemidara terhadap tradisi bapidara suku banjar serta persepsi pemidara terhadap personal higiene sanitasi dalam tradisi bapidara suku banjar di Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi. Subjek penelitian terdiri dari 8 informan. Penelitian dilakukan di Desa Tanjung Rema Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar. Hasil penelitian menunjukan bahwa perspektif pemidara terhadap tradisi bapidara yang menyebabkan pemidara tetap menjalankan tradisi ini. Serta persepsi mereka terhadap personal higiene dan sanitasi mempengaruhi pemidara dalam berperilaku bersih dan sehat saat bapidara.
Kata kunci: Pemidara, Bapidara, Perspektif, Tradisi, Personal higiene
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI