DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Optimsdi Waktu dan Biaya Dengan Metode Time Cost Trade Off (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gelanggang Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan)
PENGARANG:MAESA FITRI SUGIARTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-01-16


 

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi di lapangan terdapat banyak faktor yang menyebabkan kerugian dan keterlambatan dalam penyelesaian proyek, seperti keterlambatan suplai material, kekurangan tenaga kerja, cuaca, dan perubahan dalam perencanaan atau spesifikasi.

 

Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan durasi dan biaya setelah dilakukan percepatan pada proyek Pembangunan Gelanggang Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, dan menentukan alternatif mana yang lebih optimal antara penambahan jam lembur dan penambahan tenaga kerja dengan menggunakan metode Time Cost Trade Off.

 

Dari hasil analisis didapatkan total durasi proyek setelah dilakukan crashing untuk penambahan 2 jam kerja lembur adalah 284 hari dengan total biaya Rp. 54.551.407.475,54, penambahan 3 jam kerja lembur adalah 283 hari dengan total biaya Rp. 54.535.418.121,70, dan penambahan 4 jam kerja lembur adalah 283 hari dengan total biaya Rp. 54.539.063.121,70. Dan total durasi proyek setelah dilakukan crashing penambahan 25% tenaga kerja adalah 285 hari dengan total biaya Rp. 54.570.431.115,10, dan penambahan 50% tenaga kerja adalah 281 hari dengan total biaya Rp. 54.496.329.414,01.

 

Kata kunci : Crashing, Time Cost Trade Off, lembur, tenaga kerja

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI