DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI (STUDI MULTI SITUS DI TK MULIA DESA LAMPAHUNGIN DAN TK BUDI BERSAMA DESA MARINDI KABUPATEN TABALONG) | |
| PENGARANG | : | LINDA NURITA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-02-11 |
Nurita, Linda. 2024. Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini (Studi Multi Situs Di TK Mulia Desa Lampahungin Dan TK Budi Bersama Desa Marindi Kabupaten Tabalong). Tesis. Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing : (1) Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D. (2) Dr. Asniwati, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci : Pengembangan, Bahasa, Anak Usia Dini
Gangguan yang paling sering menimpa anak-anak dan jarang disadari oleh orang tua ialah developmental language disorder (DLD), yakni suatu gangguan perkembangan bahasa. Beberapa survei menyebutkan bahwa sekitar 5-10 persen anak di sekolah mengalami gangguan berbahasa, baik bahasa lisan maupun bahasa tulis. Yang mana masih ditemukan kesulitan peserta didik dalam menceritakan pengalaman, memahami cerita, menyampaikan pendapat, menjawab dan mengulang pertanyaan sederhana, serta mengenal huruf, angka & simbol-simbol.
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan model pengembangan bahasa, pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dan keterlibatan orang tua atau masyarakat dalam pengembangan bahasa anak usia dini. Penelitian dilakukan di TK Mulia Desa Lampahungin dan TK Budi Bersama Desa Marindi Kabupaten Tabalong.
Desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan desain multi situs dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Tahap analisis data melalui dua tahapan yaitu analisis data tunggal dan analisis data lintas situs yakni melalui pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, kesimpulan, dan verifikasi.
Hasil penelitian yang diperoleh mengenai pengembangan bahasa anak usia dini 1) Model pengembangan bahasa anak usia dini yang digunakan di TK Mulia Desa Lampahungin dan TK Budi Bersama Desa Marindi Kabupaten Tabalong yaitu model pembelajaran holistik dengan menggunakan metode mengajak anak berbicara (tanya-jawab), bercerita, menyanyi bersama, permainan tebak gambar/media dan bermain peran, 2) Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dalam pengembangan bahasa anak usia dini di TK Mulia Desa Lampahungin dan TK Budi Bersama Desa Marindi Kabupaten Tabalong yaitu dengan memanfaatkan Sumber daya alam, barang bekas, Alat Permainan Edukatif (APE) dalam berupa buku cerita, kartu bergambar, dan 3) Keterlibatan orang tua dalam pengembangan bahasa anak usia dini di TK Mulia Desa Lampahungin dan TK Budi Bersama Desa Marindi Kabupaten Tabalong hanya 3 (tiga) jenis yaitu parenting (pengasuhan), komunikasi dan belajar bersama anak di rumah.
Saran dari penelitian ini adalah : (1) Kepala sekolah hendaknya menyiapkan media pembelajaran yang menarik bagi anak, (2) Guru hendaknya terus memberi stimulus perkembangan bahasa, menggunakan model pembelajaran yang lebih bervariasi dan selalu mencermati perkembangan bahasa anak saat kegiatan pembelajaran, dan (3) Peneliti lain hendaknya meneliti lebih lanjut dan lebih dalam/spesifik lagi khususnya pengembangan bahasa anak usia dini.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI