DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN TINGKAT STRES KERJA DENGAN MEKANISME KOPING PERAWAT INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD ULIN BANJARMASIN
PENGARANG:PRIO YOGA PRATAMA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-02-12


Latar Belakang: Stres kerja yang tinggi pada individu berdampak pada penurunan produktivitas kerja, rendahnya semangat dalam bekerja, hingga menyebabkan ketidakefektifan perawat dalam melaksanakan peran dan tugasnya. Seorang perawat perlu memiliki manajemen stres yang baik dengan menerapkan mekanisme koping. Mekanisme koping yang adaptif mampu memanfaatkan sumber daya untuk mengatasi ganguan mental dan emosional yang timbul akibat tekanan dan kondisi kerja. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dengan mekanisme koping perawat Instalasi Gawat Darurat RSUD Ulin Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner kepada 35 responden. Menggunakan teknik total sampling pada bulan Juni – Juli 2024 di Instalasi Gawat Darurat RSUD Ulin Kota Banjarmasin. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Analisis bivariat didapatkan p-value 0,030 (<0,05) dengan koefisien korelasi (r) sebesar -0,366. H0 ditolak sehingga terdapat hubungan antara tingkat stres kerja dengan mekanisme koping perawat instalasi gawat darurat RSUD Ulin Kota Banjarmasin. Diskusi: Ketidakberdayaan yang dirasakan memiliki kontribusi paling besar dalam stres kerja yang dirasakan oleh perawat. Hal itu disebabkan karena ketidakberdayaan diri dipersepsikan dapat memengaruhi semangat dalam bekerja. Sehingga, perawat dengan strategi koping yang baik dalam kemampuannya menyelesaikan masalah dan mengatur emosi, mampu meningkatkan kinerjanya sebagai pemberi asuhan.

Kata Kunci: Mekanisme Koping, Perawat, Stres Kerja.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI