DIGITAL LIBRARY



JUDUL:OPTIMASI WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK PRESERVASI JALAN LIANG ANGGANG – MARTAPURA – BTS. KOTA RANTAU
PENGARANG:Naili Hidayanti
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-02-14


Proyek Preservasi Jalan Liang Anggang – Martapura – Bts. Kota Rantau, atas permintaan Kementerian PUPR selaku owner menyampaikan kepada kontraktor penyedia jasa PT. Kelana Multi Konstruksi untuk melakukan percepatan dalam proses pengerjaannya agar dapat digunakan sebagai sarana darat yang menghubungkan satu daerah dengan daerah lainnya sehingga sebagai manajemen konstruksi sangat perlu untuk melakukan optimasi waktu dan biaya dalam pengerjaannya. Penilaian kerja dapat dilakukan dengan metode Earned Value Management (EVM)dimana untuk memperbaiki kinerja tersebut dilakukanlah optimasi dengan metode Crashing Program.

Metode dalam penelitian ini untuk megetahui kinerja proyek maka digunakan metode EVM dengan menghitung Indikator BCWS, BCWP dan ACWP, kemudian menghitung Analisa Kinerja (CV, SV, CPI, dan SPI), Menghitung nilai Estimate To Complete (ETC), Menghitung nilai Estimate At Completion (EAC), dan Menghitung Time Estimated (TE). Kemudian untuk mencegah terjadinya inefisensi pada proyek dilakukan optimasi waktu dan biaya dimana perhitungan dimulai dengan mencari lintasan kritis menggunakan Microsoft project 2016 kemudian dilakukan metode Crashing Program yaitu dengan penambahan 2 alternatif berupa penambahan jam kerja dan penambahan tenaga kerja sehingga didapatkan nilai penambahan biaya paling optimal pada akhir proyek.

Hasil analisis penelitian ini didapat indeks kinerja biaya proyek CPI 1,027>1 yang artinya kinerja proyek menunjukkan pengeluaran biaya lebih kecil dari anggaran, sedangkan hasil indeks kinerja jadwal SPI 0,946<1 yang artinya kinerja proyek menunjukkan waktu pelaksanaan terlambat dari jadwal yang direncanakan. Perkiraan biaya yang akan dikeluarkan pada minggu ke-22 (EAC) adalah sebesar Rp 10.301.128.358 jika kecenderungan kinerja proyek sama seperti kinerja pada minggu ke-22 maka perkiraan biaya pekerjaan tersisa (ETC) adalah sebesar Rp 3.344.776.378. Dilihat dari waktu penyelesaian proyek, maka didapatkan estimasi waktu 35,93 minggu dimana penyelesaian proyek lebih lambat 1,93 minggu dari 34 minggu yang direncanakan.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada proses percepatan proyek Preservasi Jalan Liang Anggang – Martapura – Bts. Kota Rantau, dapat disimpulkan bahwa metode crash program dengan penambahan 1 jam kerja pada pekerjaan marka jalan thermoplastik memiliki hasil lebih optimum. Dikarenakan total biaya lebih kecil yaitu Rp 9,080,322,187.08 dengan durasi 241 hari yang sudah melampaui durasi normal.

 

Kata Kunci: Earned Value Management, Lintasan Kritis, Crashing Program

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI