DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | RESPON EKSPLAN TUNAS HASIL KULTUR JARINGAN MAHKOTA NANAS PENGANTIN TERHADAP LAMA PENYINARAN PADA DUA JENIS LAMPU ULTRAVIOLET (UV) | |
| PENGARANG | : | SITI AMINAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-03-07 |
ABSTRAK
Siti Aminah. 2024. Respon Eksplan Tunas Hasil Kultur Jaringan Mahkota Nanas Pengantin Terhadap Lama Penyinaran Pada Dua Jenis Lampu Ultraviolet (UV). Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Hj. Raihani Wahdah, M.S.; Dr. Ir. H. Gusti Rusmayadi, M.Si.
Banjarbaru. Nanas pengantin memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi tanaman hias karena memiliki banyak keunikan dan keindahan. Selain sebagai tanaman hias, kandungan gizi yang terdapat didalam nanas antara lain, vitamin B6, B1 dan vit C yang memiliki kemampuan sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Induksi mutasi bertujuan untuk memperoleh tanaman yang unik, baik bentuk maupun warna mahkota bunga karena selain kualitas dan mutu, tanaman hias akan bernilai ekonomis tinggi apabila memiliki keunikan tersendiri. Peluang keberhasilan pemuliaan melalui induksi mutasi pada tanaman hias cukup tinggi, dikarenakan adanya perubahan pada fenotipenya sehingga mudah diidentifikasi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jenis sinar ultraviolet terhadap eksplan tunas hasil kultur jaringan mahkota nanas pengantin; dan mengetahui pengaruh lama penyinaran ultraviolet yang tersarang dalam jenis ultraviolet terhadap eksplan tunas hasil kultur jaringan mahkota nanas pengantin.
Penelitian ini dilakukan pada Juni – Agustus 2024 di Laboratorium Kultur Jaringan UPTD Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang ditata dalam Rancangan Acak Lengkap Tersarang dengan kontrol terpisah, yang terdiri atas dua faktor dan berulangan tiga. Faktor pertama adalah jenis ultraviolet yang terdiri atas dua taraf, yaitu lampu ultraviolet-B dan lampu ultraviolet-C. Faktor kedua adalah lama penyinaran lampu ultraviolet yang tersarang dalam jenis ultraviolet, terdiri atas 6 (enam) taraf, yaitu lama penyinaran 10 jam perhari selama 5 hari, lama penyinaran 10 jam perhari selama 10 hari, lama penyinaran 10 jam perhari selama 15 hari, lama penyinaran 24 jam perhari selama 5 hari, lama penyinaran 24 jam perhari selama 10 hari, lama penyinaran 24 jam perhari selama 15 hari. Perlakuan kontrol adalah eksplan tunas mahkota nanas pengantin tanpa penyinaran ultraviolet.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara perlakuan kontrol dengan perlakuan penyinaran ultraviolet terhadap persentase eksplan berwarna hijau pada pengamatan 1-4 MST, persentase browning pada pengamatan 1-10 MST, dan waktu muncul tunas, tetapi tidak berbeda nyata terhadap jumlah tunas, persentase eksplan berwarna hijau pada pengamatan 5-12 MST, persentase kontaminasi pada pengamatan 1-12 MST, persentase browning pada pengamatan 11-12 MST. Pengaruh perlakuan jenis ultraviolet berbeda nyata terhadap eksplan berwarna hijau pada pengamatan 11 MST pada eksplan tunas mahkota nanas pengantin. Perlakuan penyinaran ultraviolet-C menghasilkan persentase eksplan berwarna hijau lebih banyak dibandingkan perlakuan penyinaran ultraviolet-B pada pengamatan 11 MST. Lama penyinaran ultraviolet yang tersarang dalam jenis ultraviolet tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas, persentase eksplan berwarna hijau, persentase kontaminasi, persentase browning, dan waktu muncul tunas.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI