DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRUKTUR ANATOMIS DAN KADAR ALKALOID EKSTRAK METANOL PADA BUAH DAN KELOPAK HIJAU CIPLUKAN (Physalis angulata L.) | |
| PENGARANG | : | DEBBY TRI SAGITA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-03-14 |
Ciplukan (Physalis angulata L.) merupakan tanaman obat dengan kandungan metabolit sekunder seperti alkaloid yang memiliki berbagai potensi farmakologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar alkaloid pada buah hijau dan kelopak ciplukan serta mendeskripsikan struktur anatomis buah dan kelopaknya. Penelitian dilakukan dengan rancangan deskriptif kuantitatif, menggunakan metode maserasi untuk ekstraksi alkaloid dengan pelarut metanol 70%, dan penentuan kadar alkaloid dilakukan secara gravimetri. Preparat struktur anatomis dibuat menggunakan metode preparat segar(Free Hand Sections)dan leaf clearing, yang diamati menggunakan mikroskop optilab. Data kadar alkaloid dianalisis menggunakan uji statistik t untuk mengidentifikasi perbedaan signifikan antara sampel. Hasil menunjukkan bahwa kadar alkaloid pada kelopak lebih tinggi (59,91%) dibandingkan buah (45,13%), dengan perbedaan signifikan (p<0,001). Struktur anatomis kelopak preparat segar terdiri dari jaringan epidermis adaksial dan abaksial, xylem, floem, sklerenkim, parenkim spons, trikoma non-glandular, dan stomata anomositik. Pada kelopak leaf clearing, yaitu epidermis adaksial, trikoma non-glandular, dan vena tersier. Buah preparat segar memiliki jaringan eksokarp, mesokarp, endokarp, plastida (kloroplas), dan plasenta.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI