DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KEANDALAN METODE-METODE ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG MENGGUNAKAN DATA SONDIR DII TANAH LUNAK
PENGARANG:NOOR AISYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-03-25


Pengujian Sondir pada proyek ini dilakukan untuk mengetahui kedalaman tanah keras dan spesifikasi tanah. Daya dukung tiang kemudian dianalisis menggunakan data sondir yang dimasukkan kedalam perhitungan. Perhitungan analisis daya dukung tiang menggunakan data sondir di tanah lunak terutama pada proyek ini berada di Banjarmasin. Data yang didapat pada uji sondir adalah daya dukung kerucut (qc), gesekan selubung (fs). Dalam perhitungan kali ini metode yang digunakan ada 16 metode, yaitu ( Metode Schmertmann-Nottingham (1975), Metode de Ruiter & Beringen (1979), Metode LCPC (1982), Metode Tumay and Fakhroo, Metode Aoki & de Alencar (1975), Metode Price & Wardle (1982), Metode Philipponnat, Metode Penpile, Metode NGI, Metode ICP, Metode UWA, Metode CPT-2000, Metode Fugro, Metode Purdue-CPT, Metode Probabilistic, Metode UF, Metode Togliani, Metode Zou. Dimana dalam perhitungan ini akan didapat daya dukung satuan (qb), daya dukung satuan tiang (qs), dan daya dukung ultimit (Qu). Dimana dalam perhitungan ini diamati 2 titik sondir yaitu titik sondir 2 dan titik sondir 3. Melalui hasil perhitungan pada penelitian ini, maka didapatkan hasil daya dukung ultimit (Qu) pada titik sondir 2 sebesar 233.29 ton, hasil daya dukung ujung (qb) sebesar 203.44 ton , hasil daya dukung satuan tiang (qf) sebesar 29.86 ton , dan daya dukung ultimit (Qu) pada titik sondir 3 sebesar 236.94 ton, hasil daya dukung ujung (qb) sebesar 168.03 , hasil daya dukung satuan tiang (qf) sebesar 68.91 ton. Maka dapat disimpulkan bahwa metode yang paling mendekati nilai daya dukung ultimit PDA pada uji sondir di titik 2 adalah metode Philipponnat dengan nilai daya dukung ultimit sebesar 255.20 ton dengan selisih 0.47 % kemudian Metode UWA dan CPT-2000 dengan nilai daya dukung ultimit sebedar 263.25 ton dengan selisih 3.64 %. Kemudian metode yang paling mendekati nilai daya dukung ultimit PDA pada uji sondir di titik 3 adalah metode Aoki and De Alencar dengan nilai daya dukung ultimit sebesar 251.11 ton dengan selisih -1.14 % kemudian Metode Zhou dengan nilai daya dukung ultimit sebedar 245.40 ton dengan selisih -3.38 % dan Metode Fugro dengan nilai daya dukung ultimit sebesar 242.87 ton dengan selisih -4.38%.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI