DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI PROGRAM TPS 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) TANJUNG PAGAR DI KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | GINA RAIDATUL JANNAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-04-14 |
Tingginya kepadatan penduduk meningkatkan jumlah sampah yang dihasilkan setiap harinya, menjadikan Kecamatan Banjarmasin Selatan sebagai wilayah yang menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. TPS 3R Tanjung Pagar, yang pada tahun 2022 menempati posisi pertama dalam hal pengelolaan sampah, namun terdapat penurunan jumlah sampah yang dikelola pada tahun 2023 dan 2024. Meskipun terdapat penurunan kebijakan ini tetap menjadi salah satu program strategis dalam pengelolaan sampah ke depannya. Tujuan penelitian ini guna mengetahui bagaimana implemetasi dan apa faktor penghambat kebijakan pengelolaan sampah melalui program TPS 3R Tanjung Pagar, di Kota Banjarmasin.
Metode penelitian yang digunakan yakni kualitatif deskriptif dari sumber data primer, yang diperoleh dari wawancara langsung, dan data sekunder yang mencakup dokumen, buku, dan lain lain. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi wawancara, observasi, dokumentasi. Pengolahan data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, lalu penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan sampah melalui program TPS 3R Tanjung Pagar di Kota Banjarmasin memiliki potensi yang baik untuk mencapai tujuan yang diinginkan, meskipun terdapat tantangan dalam aspek penggunaan ulang dan struktur birokrasi. Proses komunikasi yang efektif antara pekerja dan masyarakat telah mendorong partisipasi aktif, namun komunikasi dengan pihak penanggung jawab perlu ditingkatkan, terutama terkait sarana dan prasarana. Sumber daya di TPS 3R menunjukkan kondisi yang cukup baik dalam pengumpulan dan pemilahan, meskipun terdapat kekurangan dalam penggunaan ulang sampah. Para pekerja saling membantu, tetapi ketidakjelasan dalam struktur birokrasi mengakibatkan ketidakpastian dalam pembagian tugas, yang berpotensi mengurangi kinerja keseluruhan program pengelolaan sampah. Disposisi positif para pelaksana, melalui kedisiplinan dan kolaborasi, berkontribusi signifikan terhadap efektivitas implementasi kebijakan. Adapun faktor penghambat implementasi kebijakan pengelolaan sampah di TPS 3R Tanjung Pagar, yakni kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung proses pengelolaan sampah dan adanya penjualan sampah dalam bentuk aslinya oleh pekerja, meskipun memberikan keuntungan finansial, berpotensi menghambat efektivitas daur ulang yang seharusnya menjadi fokus utama.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI