DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PENGGUNAAN FILM BERDIRINYA BOEDI OETOMO TERHADAP HISTORICAL THINKING DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 BANJARMASIN
PENGARANG:MARIATUL QIPTIAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-01


Penelitian ini menyoroti adanya ruang untuk peningkatan dalam metode pengajaran sejarah di SMA Negeri 1 Banjarmasin, serta mengeksplorasi potensi penggunaan media film sebagai alternatif yang lebih efektif. Dengan memanfaatkan kekuatan visual film, pendidik dapat menumbuhkan historical thinking siswa tentang peristiwa, konsep, dan konteks sejarah. Studi ini mengkaji berbagai cara dimana film Boedi Oetomo dapat berkontribusi terhadap pembelajaran sejarah pada kelas XI di SMA Negeri 1 Banjarmasin. Pada akhirnya, penelitian ini berpendapat bahwa media film menawarkan jalan yang menjanjikan untuk membuat sejarah lebih mudah diakses, relevan, dan menyenangkan bagi siswa bukan hanya di SMA Negeri 1 Banjarmasin melainkan seluruh sekolah di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media film Berdirinya Boedi Oetomo terhadap historical thinking dalam pembelajaran sejarah kelas XI di SMA Negeri 1 Banjarmasin.Penelitian ini menggunakan Quasi Experimental Design dengan pretest-posttest design. Populasi dalam pengambilan sampel menggunakan kelas XI SMA Negeri 1 Banjarmasin dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes. Uji coba instrumen penelitian dilakukan dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji tingkat kesukaran dan uji daya pembeda. Teknik analisis data akan diuji sebanyak tiga kali, yaitu dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media film dalam pembelajaran sejarah secara signifikan meningkatkan historical thinking siswa. Dapat dilihat dari peningkatan historical thinking pada uji-t, data historical thinking kelas eksperimen memiliki rata-rata 83.21 meningkat menjadi 90.08, sedangkan historical thinking pada kelas kontrol rata-rata 85.05 menjadi 86.10 mengalami peningkatan yang signifikan. Dari data tersebut, Independent Samples Test menunjukkan bahwa nilai sig. 2 tailed 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa Pengukuran awal (pretest) dari kedua kelas melalui uji N-Gain Score penilaian historical thinking termasuk ke dalam kategori kurang. Setelah diberikan perlakuan (posttest) maka didapatkan hasil uji N-Gain Score memiliki peningkatan historical thinking ke dalam kategori tinggi. Setelah diberikan perlakuan menggunakan uji-t dengan Independent Samples Test terdapat pengaruh signifikan antara penggunaan media film dokudrama terhadap historical thinking dalam pembelajaran sejarah kelas XI di SMA Negeri 1 Banjarmasin.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI