DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Implementasi Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) Di Desa Wisata Kampung Sasirangan Sungai Jingah Kelurahan Sungai Jingah Kota Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | NIRMA SARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-04 |
Industri pariwisata menjadi fokus utama pemerintah Indonesia saat ini. Dengan konsep desa wisata untuk memberdayakan masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan melestarikan budaya masyarakat lokal. Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) menjadi salah satu strategi yang mengedepankan partisipasi aktif masyarakat dengan tujuan untuk memberikan kesejahteraan bagi mereka dengan tetap menjaga kualitas lingkungan, serta melindungi kehidupan sosial dan budaya.Salah satunya ada di Kalimantan Selatan dimana terdapat desa wisata yang terkenal dengan Kampung Sasaringan yang berada di Sungai Jingah Kelurahan Sungai Jingah Kota Banjarmasin merupakan pusat produksi kain sasirangan.Melalui partisipasi dan keaktifan masyarakat, pemerintah dan swasta Kampung Sasirangan Sungai Jingah Kelurahan Sungai Jingah dapat berkembang menjadi Desa Wisata yang menarik di Kota Banjarmasin sejak tahun 2021 hingga sekarang.
Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif guna memberikan gambaran yang sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa sumber primer, yang terdiri dari observasi peneliti beserta wawancara, juga sumber sekunder yang didapatkan melalui buku, jurnal, perundang-undangan, hingga data lain yang dapat menunjang penelitian ini. Teknis analisis data dari Menurut Miles, Huberman & Sugiyono (2019), terdapat empat teknik analisis data kualitatif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism) di Desa Wisata Kampung Sasirangan Sungai Jingah Kota Banjarmasin melibatkan masyarakat, pemerintah dan swaswta. Masyarakat diperlukan sebagai pelaku pariwisata berbasis masyarakat dengan menjunjung prinsip sosial, ekonomi, budaya dan lingkungan. Peran Pemerintahan setempat yaitu mencakup regulator kebijakan, fasilitator program, pengembang infrastruktur, serta pengawasan dan evaluasi untuk memastikan bahwa pariwisata dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal. Selain itu juga terdapat peran pihak swasta dalam memberikan dukungan seperti pelatihan dan pengembangan keterampilan, penyediaan modal dan pendanaan, serta bermitra dengan pemerintah dan lembaga yang bersangkutan untuk mengembangkan produk wisata untuk menciptakan Desa Wisata Kampung Sasirangan Sungai Jingah yang mandiri dan berdaya saing.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI