DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Implementasi Kebijakan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam Penanganan Stunting di Kelurahan Telawang Kota Banjarmasin
PENGARANG:SEPTIA PUTRI NABILA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-06


ABSTRAK

Septia Putri Nabila, 2110411220012, 2025, “Implementasi Kebijakan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam Penanganan Stunting di Kelurahan Telawang Kota Banjarmasin“. Di bawah bimbingan  Taufik Arbain selaku Dosen Pembimbing.

Penelitian ini berangkat dari permasalahan mengenai kurangnya kesadaran yang dimiliki oleh masyarakat perihal pentingnya penanganan terhadap stunting, serta kurangnya pengawasan saat pembagian program Pemberian Makan Tambahan (PMT) yang ada di Kelurahan Telawang Kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan program pemberian makanan tambahan (PMT) dalam penanganan Stunting di Kelurahan Telawang kota Banjarmasin dan apa hambatan yang dihadapi dalam mengimplementasikan kebijakan program penanganan Stunting di Kelurahan Telawang kota Banjarmasin.

Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini ialah Lurah Telawang, Kepala Bidang Gizi Puskesmas Teluk Tiram, PLKB Telawang, Kader Posyandu, Relawan DASHAT, dan Masyarakat penerima program.

Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan Implementasi Kebijakan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam Penanganan Stunting di Kelurahan Telawang Kota Banjarmasin sudah dapat dikatakan berjalan dengan baik. Karena terlihat dari seluruh proses pelaksanaan program pemberian makanan tambahan (PMT) telah terlaksana dengan baik meskipun masih terdapat kekurangan didalamnya, baik itu dari para implementator maupun dari penerima program yaitu masyarakat itu sendiri. Terdapat beberapa faktor penghambat yaitu kurangnya kesadaran masyarakat kelompok sasaran tentang pentingnya bantuan program kebijakan yang diberikan dan kurangnya pengawasan yang dilakukan pada saat pemberian program bantuan. Dalam hal ini, diperlukan pengawasan lebih lanjut oleh para pihak pemberi kebijakan dan perlunya peningkatan kesadaran dari masyarakat perihal pentingnya program kebijakan yang diberikan guna terwujudnya hasil kebijakan yang optimal.

 

 

Kata kunci: Kebijakan Publik, Implementasi Kebijakan, program PMT

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI