DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRATEGI DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK DALAM MENGATASI PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN BARITO KUALA | |
| PENGARANG | : | FAHMI YANOR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-08 |
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diterapkan oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Barito Kuala dalam mengatasi pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan teori strategi dari J.Winardi, dimensi dalam strategi pada suatu organisasi yaitu tujuan atau sasaran organisasi, kebijakan dan tindakan pokok atau program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan yang terdiri dari Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak, Kepala Bidang Keluarga Berencana, Kasi Perlindungan Perempuan dan Anak, Pengurus Forum Anak, Ketua RT, masyarakat, dan remaja yang menikah di usia dini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Barito Kuala telah menerapkan strategi yang sangat bagus dan efektif, meliputi penetapan tujuan yang jelas, seperti menurunkan angka pernikahan dini, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif pernikahan dini, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program pencegahan. Dalam menjalankan strateginya DPPKBP3A memiliki dasar hukum yaitu Peraturan Bupati Nomor 89 Tahun 2020 tentang Pencegahan Perkawinan Usia Anak yang menjadi landasan hukum dan operasional dalam upaya pencegahan. DPPKBP3A juga merumuskan kebijakan penting, seperti pembuatan MOU dengan Kementerian Agama dan memberikan penyuluhan kepada remaja yang ingin menikah di usia dini. Program-program strategis seperti pembentukan Forum Anak, pengaktifan kembali PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga), Program Pusat Informasi dan Konsultasi (PIK) Keluarga, mengadakan sosialisasi di masyarakat dan sekolah, serta kampanye di media sosial telah berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang risiko pernikahan dini dan pentingnya pendidikan.
Kata Kunci: Strategi, Pernikahan Dini, DPPKBP3A
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI