DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Beban Emisi Gas Rumah Kaca dari Aktivitas Penerbangan di Bandar Udara Syamsudin Noor Tahun 2021-2023 | |
| PENGARANG | : | ULYA FARISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-08 |
Sektor transportasi menjadi penyumbang emisi yang cukup signifikan yaitu, sebesar 13,2% sebagai sektor yang menghasilkan emisi gas rumah kaca. Salah satu moda transportasi yang berkontribusi menghasilkan emisi adalah aktivitas penerbangan yakni sekitar 2% dari total emisi CO2 yang dihasilkan oleh aktivitas manusia di seluruh dunia. Emisi gas rumah kaca dari aktivitas penerbangan bersumber dari hasil pembakaran bahan bakar fosil, terutama bahan bakar pesawat udara dan fasilitas pendukungnya lainnya, seperti aktivitas penanganan pesawat dari bahan bakar ground support equipment dan fasilitas infrastruktur, yaitu bahan bakar dari emergency power generator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban emisi GRK yang dihasilkan dari aktivitas penerbangan di Bandar Udara Syamsudin Noor selama tahun 2021-2023 dan menganalisis penyerapan emisi karbon sebagai upaya pengurangan emisi GRK dengan perhitungan daya serap tanaman terhadap CO2 di kawasan Bandar Udara Syamsudin Noor. Metode yang digunakan dalam perhitungan beban emisi gas rumah kaca, yaitu dengan metode Tier 1 dan Tier 2 Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2006 serta untuk perhitungan penyerapan emisi dengan memperhatikan faktor daya serap tanaman (Kg CO2/Pohon/Tahun) berdasarkan literatur terkait. Berdasarkan hasil penelitian bahwa estimasi beban emisi GRK dari aktivitas penerbangan di Bandar Udara Syamsudin Noor, yaitu pada tahun 2021 sebesar 47,59 Gg CO2-eq, tahun 2022 sebesar 59,48 Gg CO2-eq, dan tahun 2023 sebesar 80,36 Gg CO2-eq. Sumber emisi GRK tertinggi berasal dari aktivitas penerbangan pesawat. Estimasi daya serap tanaman terhadap gas CO2 di kawasan Bandar Udara Syamsudin Noor mampu berkontribusi 0,0014% dari target penurunan emisi global pada sektor energi sesuai BAU (Business as Usual) tahun 2030 pada dokumen Nationally Determined Contibution (NDC). Upaya lainnya dalam pengurangan emisi GRK untuk mencapai target penurunan emisi, yaitu dengan penggunaan bahan bakar alternatif serta peningkatan kebijakan serta regulasi penerbangan di Bandar Udara Syamsudin Noor.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI