DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN POINT COUNTERPOINT DALAM MEMBANGUN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PPKN DI KELAS IX C SMPN 21 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | MUTIA ERIYANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-08 |
Mutia Eriyani, 2025. Penerapan Strategi Pembelajaran Point Counterpoint Dalam Membangun Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran PPKn di Kelas IX C SMPN 21 Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Sosial (IPS) FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (1) Dian Agus Ruchliyadi.
Kata Kunci: Berpikir Kritis; Point CounterPoint; Strategi Pembelajaran
Masalah pokok penelitian ini adalah suasana pembelajaran pada mata pelajaran PPKn cenderung kurang terarah akibat karakteristik peserta didik yang aktif namun sulit dikelola. Strategi ini dipilih karena mampu mengarahkan energi peserta didik yang berlebihan ke dalam aktivitas pembelajaran yang produktif, sehingga menciptakan suasana kelas yang kondusif, interaktif, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses tahapan, kemampuan berpikir kritis serta tantangan yang dihadapi dalam penerapan strategi pembelajaran Point Counterpoint pada mata pelajaran PPKn di kelas IX C.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap pemilihan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang didapat daripada Penerapan Strategi Pembelajaran Point Counterpoint Dalam Membangun Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran PPKn di Kelas IX C SMPN 21 Banjarmasin: (1) proses tahapan strategi pembelajaran Point Counterpoint meliputi lima tahap diantaranya tahap pemilihan isu/topik, tahap pembagian kelompok, tahap diskusi kelompok, tahap perdebatan, tahap penarikan kesimpulan (2) kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui penerapan strategi pembelajaran Point Counterpoint diamati melalui lima indikator aktivitas kritis peserta didik diantaranya mampu mencari jawaban yang jelas dari setiap pertanyaan, mampu mengungkap fakta yang dibutuhkan dalam menyelesaikan suatu masalah, mampu memilih argumen yang logis, relevan dan akurat, mampu mendeteksi bias berdasarkan sudut pandang yang berbeda, mampu menentukan akibat dari suatu pernyataan yang diambil sebagai suatu keputusan (3) tantangan penerapan strategi pembelajaran Point Counterpoint dalam membangun kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran PPKn terletak pada kesulitan mengelola peserta didik yang terlalu ambisius untuk memenangkan argumen, sehingga cenderung mengabaikan pendapat orang lain serta mengatur emosi peserta didik saat perdebatan berlangsung.
Disarankan agar peserta didik lebih aktif dalam diskusi untuk mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis. Pendidik perlu menerapkan strategi pembelajaran Point Counterpoint secara sistematis dan variatif dengan dukungan kepala sekolah melalui penyediaan sarana pembelajaran yang memadai serta pelatihan bagi pendidik. Dinas Pendidikan diharapkan dapat mengintegrasikan strategi ini dalam kebijakan pembelajaran PPKn untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis yang relevan dengan tuntutan abad ke-21. Selain itu, temuan penelitian ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pembelajaran inovatif serta kajian lebih lanjut pada berbagai jenjang pendidikan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI