DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MODEL PENDIDIKAN LINGKUNGAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL SUKU DAYAK PARAMASAN DI KABUPATEN BANJAR, KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | DYAH FEBRIA WARDHANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-09 |
Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan kearifan lokal dalam pendidikan lingkungan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Fokus penelitian ini adalah masyarakat Dayak Paramasan di Kalimantan Selatan yang menghadapi tantangan lingkungan signifikan. Melalui analisis terhadap paradigma lingkungan, praktik pengelolaan sumber daya alam, dan berbagai model pendidikan lingkungan, penelitian ini menyoroti potensi kearifan lokal sebagai solusi permasalahan lingkungan. Hasilnya, dikembangkan modul pembelajaran P5 yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keberlanjutan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat.
Penelitian ini mengadopsi pendekatan mixed methods dan Research and Development (R&D). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan SEM untuk data kuantitatif dan analisis deskriptif untuk data kualitatif. Modul pembelajaran yang dihasilkan melalui proses validasi oleh ahli, guru dan uji coba pada peserta didik terbukti efektif dan relevan dengan konteks lokal.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat hubungan positif (0,225) antara demografi dan paradigma lingkungan baru (New Environmental Paradigm/NEP) pada masyarakat Dayak Paramasan. Kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Dayak Paramasan dalam pengelolaan lingkungan hidup mencerminkan prinsip keberlanjutan yang mengedepankan keseimbangan ekosistem serta saling ketergantungan antara manusia dan alam. Selain itu, kearifan lokal ini memiliki kontribusi signifikan terhadap pelestarian keanekaragaman hayati, warisan budaya, dan praktik lingkungan yang berkelanjutan. Penelitian juga menunjukkan adanya hubungan signifikan antara nilai lokal (0,185), keterampilan lokal (0,260), dan solidaritas sosial masyarakat (0,216) dalam pendidikan lingkungan. Keterampilan lokal tersebut berperan penting dalam perlindungan lingkungan, meskipun transmisi pengetahuan antar generasi perlu diperkuat untuk meningkatkan efektivitasnya. Dalam konteks pendidikan, kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dilaksanakan di SMPN 1 Paramasan pada peserta didik fase D berjalan sesuai dengan Modul P5 yang telah dikembangkan, yang terbukti valid, praktis, dan efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dalam pendidikan lingkungan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI