DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EKSPLORASI DAMPAK PSIKOLOGIS DARI KEKERASAN SEKSUAL DI PRAKTIK KLINIK MAHASISWA KEPERAWATAN: STUDI FENOMENOLOGI
PENGARANG:EKA NOVIANUR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-11


EKSPLORASI DAMPAK PSIKOLOGIS DARI KEKERASAN SEKSUAL DI PRAKTIK KLINIK MAHASISWA KEPERAWATAN:
STUDI FENOMENOLOGI

 

Latar Belakang: Kekerasan atau pelecehan seksual terus menjadi perhatian utama di banyak bidang saat ini, termasuk pendidikan kesehatan. Mahasiswa keperawatan terpapar pada risiko kekerasan seksual saat menjalani rotasi klinis sebagai bagian dari pendidikan keperawatan. Kondisi ini dapat menimbulkan konsekuensi psikologis serius yang dapat mengganggu kinerja akademis, kesehatan mental, dan pengembangan professional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampaknya secara psikologis pada mahasiswa keperawatan melalui analisis fenomenologi

Metode: Desain yang digunakan adalah kualitatif yang mengadopsi pendekatan deskriptif analisis. Dimana studi deskriptif menggunakan Prisma Flow Diagram sebagai strategi sistematis dan menggunakan keyword dan menganalisis fenomena kualitatif yang dikaitkan dengan studi deskriptif. Menggunakan 3 sumber basis data yaitu google scholar, pubmed dan science direct. Kriteria artikel yang digunakan adalah terbitan tahun 2014-2024. Mengeksplorasi 4 informan secara kualitatif menggunakan daftar pertanyaan.

Hasil: Berdasarkan hasil skrining ditemukan 6 artikel yang memenuhi kriteria. Prevalensi kekerasan seksual yang dilaporkan pada tiap artikel beragam dengan besaran 9,6% sampai 56,7%, dengan tiga dari enam studi yang dianalisis melaporkan kejadian kekerasan seksual diatas 50% pada mahasiswa keperawatan. Dampak psikologis yang muncul berdasarkan analisis literature secara sistematis ditemukan yaitu: kecemasan, depresi, rasa marah, tertekan, malu, munculnya rasa takut, kemunduran akademik sampai munculnya rasa ingin berhenti dari pendidikan keperawatan. Sementara hasil analisis studi fenomena ditemukan dampak psikologis meliputi kecemasan, depresi, rasa marah, tertekan, malu, munculnya rasa takut, trauma, negatif thinking terhadap laki-laki, stigma sosial, kualitas tindakan dan pelayanan, perubahan interaksi sosial, dan rasa bersalah.

Kesimpulan: Kekerasan seksual pada mahasiswa keperawatan cukup tinggi dan harus menjadi perhatian serius oleh institusi pendidikan, khususnya penyusunan panduan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di wahana praktik profesi. Layanan dukungan psikologis dan konseling sangat diperlukan baik pada tahap pencegahan sampai penanganan pasca trauma.

Kata kunci: Kekerasan seksual, pelecehan seksual, mahasiswa keperawatan, prevalensi, dampak psikologis

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI