DIGITAL LIBRARY



JUDUL:INTEGRASI NILAI GOTONG ROYONG PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI SMPN 9 BANJARMASIN
PENGARANG:LIDYA JULIANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-12


ABSTRAK

Lidya Julianti. 2025. Integrasi Nilai Gotong Royong pada Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka di SMP Negeri 9 Banjarmasin. Skripsi. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (1) Mariatul Kiptiah.

 

Kata Kunci: Integrasi, Nilai Gotong Royong, Ekstrakurikuler Pramuka

 

Masalah pokok pada penelitian ini rendahnya kesadaran tanggung jawab sosial di kalangan peserta didik, mengakibatkan kurangnya keterlibatan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini menjadi tantangan utama dalam pendidikan karakter, terutama dalam menanamkan nilai gotong royong kepada generasi muda. Melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka di SMPN 9 Banjarmasin, diharapkan meningkatkan kesadaran dan keterlibatan sosial peserta didik dalam masyarakat, serta mengintegrasikan nilai-nilai gotong royong yang penting untuk membentuk karakter mereka sebagai warga negara aktif dan peduli terhadap sesama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SMP Negeri 9 Banjarmasin dapat mengintegrasikan nilai gotong royong, meliputi tiga aspek utama: kerjasama tim, kepedulian, dan solidaritas.

Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap pemilihan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dari integrasi nilai gotong royong pada kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SMPN 9 Banjarmasin: (1) Kerjasama tim dalam kegiatan Pramuka di SMPN 9 Banjarmasin mengajarkan peserta didik bekerjasama melalui berbagai kegiatan seperti pionering dan perkemahan dengan mendirikan tenda. Meskipun ada hambatan seperti sikap individualistik, ada upaya untuk mengatasinya dengan teladan pembina dan kolaborasi antar peserta didik.(2) Kepedulian melalui kegiatan kerja bakti dan donasi membantu peserta didik mengembangkan sikap peduli terhadap sesama. Upaya pembinaan melalui strategi praktis, teladan, dan penghargaan memperkuat nilai gotong royong meski ada tantangan budaya individualisme. (3) Solidaritas melalui kegiatan Pramuka mendorong peserta didik saling membantu dan bekerja sama, melalui aktivitas seperti wide game, penjelajahan dan perkemahan. Peran pembina, keluarga, dan masyarakat perlu dalam mendukung pembentukan solidaritas peserta didik.

Disarankan agar SMPN 9 Banjarmasin memperbanyak kegiatan Pramuka yang melibatkan peran jelas setiap anggota, serta memperkuat komunikasi dan teladan kerjasama. Kegiatan sosial lebih diperbanyak, melibatkan komunitas luar sekolah, dan menggunakan pendekatan "learning by doing" serta teladan langsung. Kegiatan kerjasama, seperti penjelajahan dan wide game, perlu diperbanyak. Kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat harus diperkuat melalui pertemuan. Dengan ini, Pramuka diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang peduli dan bertanggung jawab.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI