DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERANAN WELAS DIRI TERHADAP RESILIENSI PADA MAHASISWA PERANTAUAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| PENGARANG | : | NADYA UFAIRAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-13 |
Permasalahan mahasiswa perantauan, yaitu penyesuaian di lingkungan baru saat menuntut ilmu dengan perbedaan dan hal baru yang didapat. Mahasiswa perantauan yang mempunyai resiliensi dan welas diri rendah rentan mengalami kesepian dan kurang bisa mentolerir diri ketika ada masalah. Resiliensi merupakan bentuk penyesuaian positif usaha mempertahankan kesehatan mental dalam menghadapi masa sulit. Penelitian ini bertujuan menganalisis peranan welas diri terhadap resiliensi pada mahasiswa perantauan Universitas Lambung Mangkurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan dilakukan secara daring. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini telah diadaptasi kedalam bahasa Indonesia terdiri dari Self-compassion Scale untuk mengukur tingkat welas diri dan The Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) untuk mengukur tingkat resiliensi. Partisipan uji coba penelitian ini berjumlah 31 mahasiswa perantauan berasal dari FMIPA, serta FKIK Universitas Lambung Mangkurat. Partisipan penelitian berjumlah 95 mahasiswa perantauan dari berbagai fakultas di Universitas Lambung Mangkurat. Hasil analisis dari uji regresi linear sederhana menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara welas diri dan resiliensi dengan koefisien regresi yang bernilai positif. Dapat diartikan bahwa semakin tinggi nilai welas diri, maka semakin tinggi juga tingkat resiliensi pada mahasiswa perantauan Universitas Lambung Mangkurat. Penelitian ini menunjukkan pentingnya menerima kekurangan dan mengendalikan emosi negatif untuk meningkatkan welas diri dan resiliensi individu.
Kata Kunci: Welas Diri, Resiliensi, Mahasiswa, Merantau
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI