DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Bagai Rumput Liar: Pemberdayaan Pengemis Jalanan di Rumah Singgah Baiman Dinas Sosial Kota Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD WIRAYUDA SURYANATA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-14 |
Muhammad Wirayuda Suryanata. 2024. Bagai Rumput Liar: Pemberdayaan Pengemis Jalanan Melalui Rumah Singgah Baiman Dinas Sosial Kota Banjarmasin. Skripsi, Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. (Pembimbing: Drs. H. Setia Budhi, M.Si. Ph.D). Fenomena maraknya pengemis di Kota Banjarmasin cukup memprihatinkan, hampir di setiap lampu lalu lintas terdapat pengemis, mulai dari pria, wanita, anak-anak hingga lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perihal upaya pemberdayaan yang dilaksanakan pemerintah Dinas Sosial Kota Banjarmasin melalui program Rumah Singgah Baiman sebagai upaya pengurangan pengemis di Kota Banjarmasin. Kualitatif dengan metode pendekatan deskriptif. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Model interaktif dari Miles dan Huberman digunakan untuk menganalisis data. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan tentang proses pemberdayaan pengemis jalanan yang berada di Rumah Singgah Baiman Kota Banjarmasin, serta memperlihatkan hambatan atau kendala dari program pemberdayaan di Rumah Singgah. Rumah Singgah Baiman hanya memberikan fasilitas (enabling) dalam memberdayakan pengemis jalanan. Hal tersebut dasarnya belum cukup untuk mengubah pola pikir pengemis untuk berhenti meminta-minta di jalanan. Kurangnya penguatan (empowering) dan perlindungan (protecting) yang menjadikan kurang efektifnya program Rumah Singgah Baiman dalam menurunkan jumlah pengemis jalanan di Kota Banjarmasin. Hambatan yang terjadi saat mengadakan program pelatihan di Rumah Singgah Baiman, yaitu: kurangnya partisipasi dari pengemis untuk mengikuti program pelatihan, jumlah anggaran yang tidak memadai, serta tidak menentunya jadwal pelatihan atau pembinaan yang diadakan untuk pengemis jalanan yang berada di Rumah Singgah Baiman. Saran peneliti kepada Dinas Sosial dan Rumah Singgah Baiman untuk lebih bisa memberikan program pelatihan yang variatif kepada pengemis yang ditempatkan serta lebih bisa memahami evaluasi dari program-program pelatihan yang diadakan di Rumah Singgah Baiman Kota Banjarmasin. Kata Kunci: Pengemis Jalanan, Rumah Singgah, Pemberdayaan Pengemis
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI