DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Peran Keluarga Dalam Pendampingan Belajara Pada Anak Slow Learner Kelas VI SD
PENGARANG:ROFIFAH DIAN ROMADHANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-15


Rofifah Dian Romadhani, 2024. Peran Keluarga Dalam Pendampingan Belajar Pada Anak Slow Learner Kelas VI SD. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Khusus. Jurusan Ilmu Pendidikan. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing I: Dr. H. Utomo, M. Pd dan Pembimbing II: Septi Ariyanti, M.Pd

 

 

 

Kata Kunci: Peran Keluarga, Pendampingan Belajar, Anak Slow Learner

 

 

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bentuk pendampingan belajar anak slow learner di rumah. Dimana anak slow learner ini tidak hanya memerlukan pendampingan belajar sekolah, namun memerlukan pendampingan belajar juga di rumah untuk mengatasi kesulitan belajar yang dihadapinya. Jika di sekolah proses belajar lebih banyak didampingi oleh guru, maka di rumah pendampingan belajar lebih banyak dilakukan oleh keluarga. Meskipun keluarga memiliki kesibukan sendiri dalam bekerja, pendampingan belajar terus dilakukan untuk mengatasi hambatannya dalam belajar. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti tertarik untuk mendeskripsikan peran keluarga dalam pendampingan belajar anak slow learner kelas VI SD.

 

Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan melalui berbagai sumber diantaranya ayah, ibu, dan pengasuh dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan, yaitu teknik reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.

Hasil penelitian menunjukkan peran keluarga dalam pendampingan belajar anak slow learner, yaitu pada pendampingan belajar di rumah, pengawasan belajar di rumah, serta dukungan yang diberikan oleh keluarga. Peran keluarga dalam pendampingan belajar anak slow learner, yaitu dilakukan dengan mendampingi anak disampingnya ketika belajar dan menjelaskan materi yang masih sulit dipahaminya sedangkan pengawasan dan pemantauan belajar dilakukan oleh keluarga dengan duduk di dekatnya ketika belajar, menanyakan kembali materi yang tidak dipahami agar dapat dijelaskan kembali, dan mengecek tugas yang telah diberikan pada anak. Dukungan yang diberikan keluarga seperti memberikan kata-kata penyemangat bagi anak ketika belajar atau mengerjakan tugas dan memberikan barang seperti hp yang diharapkan akan memacu semangat anak untuk belajar. Selain itu, keluarga juga menyediakan fasilitas belajar yang cukup lengkap, seperti meja, buku tulis dan paket, alat tulis hingga wifi sebagai penunjang belajar di rumah.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI