DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STRATEGI KOMUNIKASI PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN TAPIN DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN KE OBJEK WISATA GUA BATU HAPU (Studi Deskriptif Kualitatif pada Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Tapin)
PENGARANG:Muhammad Agil Norkhair
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-15


Kabupaten Tapin merupakan salah satu daerah di Kalimantan Selatan yang memiliki potensi wisata alam yang besar, salah satunya adalah objek wisata Gua Batu Hapu. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada potensi besar yang dimiliki Gua Batu Hapu sebagai destinasi wisata alam dengan nilai sejarah dan keunikan geologis, Namun, dalam beberapa tahun terakhir terjadi penurunan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan ke lokasi tersebut. Kondisi ini menunjukkan pentingnya strategi komunikasi pariwisata yang efektif dalam upaya promosi dan pengelolaan destinasi wisata. Untuk menjawab permasalahan tersebut, digunakan teori strategi komunikasi dari Onong Uchjana Effendy yang menekankan dua aspek utama, yaitu perencanaan komunikasi dan manajemen komunikasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi komunikasi pariwisata yang dijalankan oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Tapin dalam meningkatkan kunjungan wisatawan objek wisata Gua Batu Hapu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis secara kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyakian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.

Objek wisata Gua Batu Hapu memiliki keunggulan diantaranya keindahan Alam dan Geologi,keanekaragaman Flora dan Fauna, nilai sejarah dan budaya, serta potensi pengembangan wisata dan sumber daya alam. Kekurangan obyek wisata ini yakni, akses menuju tempat wisata yang masih sulit dan jauh dari kota, kurangnya petunjuk arah, dan kondisi jalan yang belum mulus.

Hasil penelitian penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pariwisata yang diterapkan telah mengacu pada dua komponen utama menurut teori Onong Uchjana Effendy, yaitu perencanaan komunikasi dan manajemen komunikasi.

Dalam aspek perencanaan komunikasi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tapin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berwisata, Menetapkan sasaran audiens khususnya generasi muda dan pengguna media digital, dan memilih media yang tepat seperti sosial media dan event bertema kepariwisataan.

Sementara itu, dalam aspek manajemen komunikasi, pelaksanaan dilakukan melalui penggunaan sosial media khususnya instagram dalam mengenalkan objek wisata sekaligus pemberitahuan adanya event, juga melalui. informasi dan koordinasi terkait progam Duta Wisata Kabupaten Tapin. Evaluasi juga dilakukan dengan pennjauan kegiatan yang telah dijalankan, mengalami kemajuan atau kemunduran. Dalam penelitian ini Dari segi pengelolaan yang di lakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tapin yaitu kurangnya Koordinasi dalam Perencanaan dan Pengembangan Wisata, dan pengenalan yang masih bisa dimaksimalkan kepada kalangan anak muda yang belum mengetahui mengenai objek wisata Gua Batu Hapu.

Kata kunci: strategi, komunikasi, pariwisata

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI