DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Kualitas Air Dan Status Mutu Air Serta Arahan Kebijakan Mitigasi Sungai Di Sungai Sebamban Kabupaten Tanah Bumbu | |
| PENGARANG | : | AULIA ULHAQ | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-16 |
Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan, dan air tanah akibat aktivitas manusia. Upaya dalam mengantisipasi dari penurunan kualitas air dilakukan secara menyeluruh terhadap baku mutu air di sungai Sebamban, dengan demikian akan mempermudah pemerintah daerah dalam penyusunan regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas dan status mutu air Sungai Sebamban berdasarkan parameter fisika dan kimia, serta merumuskan kebijakan mitigasi yang sesuai berdasarkan hasil analisis kualitas air dan status mutu air. Penelitian dilaksanakan di sungai Sebamban Desa Sebamban Kecamatan Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu. Sampel diambil pada tiga titik pada bagian tengah dan hilir sungai, masing masing berjarak 1/3 lebar sungai pada permukaan sungai. Pengambilan sampel kuesioner berdasarkan jumlah KK yang terdapak banjir di wilayah sungai sabamban, jumah KK yang terdampak banjir yaitu 104 KK. Analisis status mutu air dilakukan dengan metode storet menggunakan Baku Mutu Air dengan cara membandingkan antara data kualitas air dengan baku mutu air yang disesuaikan dengan kelas dan peruntukannya merujuk pada Lingkungan Hidup 115 Tahun 2003 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas air Sungai Sebamban berdasarkan parameter kimia dan fisika menunjukkan variasi signifikan dalam kualitas air, yang dipengaruhi oleh faktor terutama disebabkan oleh aktivitas industri pertambangan. Status mutu air berdasarkan metode Storet di dua titik sampel yaitu status mutu air Hulu dan Hilir Sungai Sebamban menunjukkan perbedaan tingkat pencemaran yang signifikan, di mana air hulu memiliki status cemar berat (total skor -32, kelas D), sementara air hilir berada pada status cemar (total skor -23, kelas C). Kebijakan mitigasi diperlukan kebijakan mitigasi yang fokus pada pengurangan pencemaran dari aktivitas terutama industri pertambangan yang menyebabkan limbah, melalui regulasi ketat dan pengawasan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.
Kata Kunci : Kualitas Air, Mutu Air, Mitigasi, Sungai Sebamban
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI