DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Strategi Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam Mencegah Pernikahan Anak di Bawah Umur di Kabupaten Tanah Bumbu
PENGARANG:ENNI NOVISA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-18


ABSTRAK

 

Enni Novisa, 1910413220044, 2024. Strategi Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam Mencegah Pernikahan Anak di Bawah Umur di Kabupaten Tanah Bumbu, dibimbing Oleh Husein Abdurahman.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi Dinas Pemberdayaan Perempuan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Bumbu dalam mencegah pernikahan anak di bawah umur. Metode yang dipakai kualitatif dengan tipe deskriptif. Pada penelitian ini penulis memakai pendapat Richard Rumelt mengenai 4 aspek kriteria untuk menganalisis stategi yang meliputi, konsistensi, kecocokan, kemungkinan dan keuntungan. Sumber informan pada penelitian ini adalah Kepala PUG PPA DP3AP2KB Kabupaten Tanah Bumbu, Konselor DP3AP2KB Kabupaten Tanah Bumbu, Staff DP3AP2KB Kabupaten Tanah Bumbu, Aktivis Perempuan Kabupaten Tanah Bumbu, Staff Pengadilan Agama Batulicin dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu.

 

DP3AP2KB Kabupaten Tanah Bumbu berhasil menerapkan pendekatan komprehensif dalam pencegahan pernikahan anak di bawah umur, konsistensi program sosialisasi dan konseling menjadi kunci utama, sedangkan kecocokan dengan program pemerintah daerah memperkuat relevansi dari setiap langkah yang diambil. Meskipun ada kemungkinan masalah seperti pernikahan siri dan kurangnya akses sosialisasi, keuntungan dari keberhasilan program ini telah membawa dampak positif yang signifikan bagi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat Tanah Bumbu.

 

Berdasarkan hasil kesimpulan mengenai hasil temuan, saran yang dapat diajukan oleh peneliti adalah DP3AP2KB perlu mempererat kolaborasi dengan lembaga hukum dan pengadilan, DP3AP2KB dapat mengembangkan program alternatif seperti pelatihan keterampilan atau bantuan ekonomi bagi keluarga atau bagi masyarakat yang dispensasi kawinnya ditolak, serta  perlu menggunakan media sosial dan platform digital untuk memperluas sosialisasi dan konseling dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama generasi muda.

 

Kata Kunci: Strategi, Mencegah, Pernikahan Anak di Bawah Umur

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI