DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENYISIHAN BAHAN ORGANIK DAN WARNA AIR GAMBUT DENGAN PROSES HIBRID KOAGULASI-ULTRAFILTRASI MENGGUNAKAN KOAGULAN GABUNGAN TANAH LEMPUNG GAMBUT DAN ALUM | |
| PENGARANG | : | SYIFA FITRIANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-19 |
Air Gambut merupakan air tanah atau air permukaan dengan karakteristik pH rendah, kandungan senyawa organik relatif tinggi dan intensitas warna tinggi. Kandungan bahan organik tinggi, menyebabkan warna, bau, kromatisasi dan pertumbuhan terhadap biologi pada distribusi airnya. Teknologi membran ultrafiltrasi selulosa asetat dapat meningkatkan persentase penyisihan bahan organik (UV254) dan warna pada air gambut, namun fouling yang terjadi pada proses filtrasi dapat menghambat pori membran sehingga proses pengolahan air tidak maksimal maka dairi itu dengan adanya pra-pengolahan koagulasi menggunakan koagulan gabungan TLG dan Alum dapat meningkatkan persentase penyisihan dan meminimalisir terjadinya fouling. Persentase penyisihan bahan organik (UV254) dan warna menggunakan hibrid koagulasi dengan membran ultrafiltrasi selulosa asetat dapat meningkatkan penyisihan bahan organik (UV254) dan warna pada air gambut pada tekanan optimum 3 bar dan dosis koagulan gabungan TLG dan Alum optimum pada dosis TLG 2 gr/L + Alum 0,15 gr/L menghasilkan persentase penurunan pada bahan organik (UV254) sebesar 83,41% dan warna sebesar 96,63%, serta menghasilkan fluks sebesar 198,90 L/jam.m2.bar, pemodelan fouling terbaik pada kurva saturasi. Hibrid koagulasi menggunakan koagulan gabungan TLG dan Alum dengan membran ultrafiltrasi selulosa asetat merupakan metode yang tepat dalam pengolahan air gambut dan pengurangan terjadinya fouling pada membran ultrafiltrasi selulosa asetat.
Kata kunci; Bahan Organik, Warna, TLG, Alum, Koagulasi, Ultrafiltrasi, Fouling
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI