DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGOPTIMALAN PROSES KOAGULASI MENGGUNAKAN KOAGULAN GABUNGAN TANAH LEMPUNG GAMBUT DAN ALUM DALAM PENYISIHAN BAHAN ORGANIK DAN WARNA PADA AIR GAMBUT | |
| PENGARANG | : | NURSYIFA YASMIN RIZQIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-19 |
Air gambut umumnya memiliki pH yang rendah, bahan organik yang tinggi dan warna yang pekat dengan karakteristik yang berbeda di berbagai tempat. Proses koagulasi dapat dilakukan dengan koagulan tanah lempung gambut (TLG) yang keberadaannya melimpah di Kalimantan Selatan. Pengoptimalan proses koagulasi menggunakan koagulan gabungan TLG dan alum berpotensi mengatasi kelemahan kedua senyawa tersebut dan mempercepat proses pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pH dan dosis koagulan gabungan TLG dan alum dalam menyisihkan warna dan bahan organik air gambut. Proses koagulasi menggunakan metodejar test. Pengujian kandungan bahan organik (UV254) dan warna (UV456) dalam standar PtCo menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Sampling air gambut di Kec. Gambut dan TLG diambil di Kec.Tapin. Karakteristik awal air gambut memiliki pH 5,39, nilai warna 76,58 PtCo, (UV254) 1,740 cm-1, dan rasio E4/E6 4,78.Karakteristik koagulan TLG yaitu pH yang asam, memiliki gugus fungsi alkil halida, tiol, alkena, karboksil, karbonil, amida, amina, aromatik, fenol, alkohol OH. Kondisi operasi terbaik yaitu proses koagulasi 1 tahap dengan pH air gambut 9, dosis koagulan TLG 2 g/L dan dosis koagulan alum 0,15 g/L mampu menyisihkan warna 96,04% sebesar 3,04 PtCo, bahan organik sebesar 81,48%, rasio E4/E6 2,50, dan pH akhir 4,04.
Kata Kunci: Air Gambut, Koagulasi, Koagulan Gabungan, Tanah Lempung Gambut, Aluminium Sulfat
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI