DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PROSES PEMBELAJARAN PADA KOMUNITAS BELAJAR BERBASIS CIVIC CULTURE DI SEKOLAH RAKYAT KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:MAULANA MAWARDAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-20


Masalah pokok dalam penelitian ini adalah proses pembelajaran pada Komunitas belajar berbasis civic culture di Komunitas Sekolah Rakyat Kalimantan Selatan, Civic culture memiliki peran penting dalam membentuk partisipasi masyarakat dalam kehidupan sosial dan politik. Sekolah Rakyat Kalimantan Selatan hadir sebagai alternatif pendidikan nonformal yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis budaya lokal. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis proses pembelajaran pada komunitas belajar berbasis civic culture di Sekolah Rakyat Kalimantan Selatan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap pemilihan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian didapat pada proses pembelajaran pada komunitas belajar berbasis civic culture di Sekolah Rakyat Kalimantan Selatan: (1) Perencanaan pembelajaran di Komunitas Sekolah Rakyat Kalimantan Selatan dirancang berdasarkan kebutuhan peserta didik dan lingkungan sosialnya. Perencanaan ini juga berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai budaya kewarganegaraan (civic culture) seperti gotong royong, toleransi, kesetaraan, dan tanggung jawab sosial. (2) Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan membagi kelas yaitu, kelas 1–3 fokus pada membaca, menulis, dan berhitung, sementara kelas 4–6 belajar muatan lokal. Peserta didik juga ditanamkan nilai-nilai budaya kewarganegaraan (civic culture) melalui kegiatan  diskusi, praktik langsung, permainan edukatif, dan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sosial.(3) Evaluasi pembelajaran dilakukan setelah pembelajaran, akhir semester, dan akhir masa kepengurusan. Evaluasi mencakup aspek pemahaman materi, pengembangan sikap, dan keterampilan peserta didik untuk menanamkan nilai-nilai karakter, seperti tanggung jawab, kejujuran, toleransi, dan partisipasi aktif.

Disarankan perencanaan pembelajaran dalam pemanfaatan media digital dapat dioptimalkan lebih lanjut untuk menciptakan materi yang lebih interaktif dan menarik. Pada pelaksanaan pembelajaran disarankan untuk memperkenalkan lebih banyak metode pembelajaran, seperti Project-Based Learning, untuk meningkatkan keterampilan analitis dan kolaborasi peserta didik. Selain itu, evaluasi pembelajaran sebaiknya memiliki standar penilaian yang lebih jelas agar penilaian antar tentor lebih konsisten, namun tetap fleksibel.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI