DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KECAPI (SANDORICUM KOETJAPE MERR) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI FUSOBACTERIUM NUCLEATUM (STUDI IN VITRO) | |
| PENGARANG | : | STEFANIA VALENTINE SIMANJUNTAK | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-26 |
Latar Belakang: Karies menjadi salah satu masalah kesehatan gigi yang paling signifikan di masyarakat, yang terlihat dari tingginya angka prevalensinya. Peningkatan penggunaan antibiotik dalam praktik kedokteran gigi telah berkontribusi pada meningkatnya resistensi antibiotik di antara bakteri oral. Skrining fitokimia dari ekstrak daun Sandoricum koetjape menunjukkan bahwa daun ini mengandung Flavonoid, Triterpenoid, Alkanoid, Steroid, Saponin, dan Fenolik yang berpotensi sebagai antibakteri dari Fusobacterium nucleatum.Tujuan: Menganalisis efektivitas antibakteri ekstrak daun kecapi (Sandoricum koetjape Merr.) terhadap Fusobacterium nucleatum. Metode: Penelitian eksperimental dengan rancangan post test only with control group design yang terdiri dari tujuh kelompok perlakuan, yaitu ekstrak daun kecapi dengan konsentrasi 30%, 45%, 60%, 75%, 90%, kontrol positif (Kalsium Hidroksida), dan kontrol negatif (Aquades) yang diulang sebanyak 5 kali. Hasil: Uji Kruskal Wallis dan Post Hoc Mann Whitney menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada diameter zona hambat yang terbentuk. Rata-rata diameter zona hambat konsentrasi 30% sebesar 7,6 mm, 45% sebesar 9,5 mm, 60% sebesar 12,3 mm, 75% sebesar 14,5 mm, dan 90% sebesar 16,7 mm. Kesimpulan: Ekstrak daun kecapi (Sandoricum koetjape Merr..) konsentrasi 30%, 45%, 60%, 6075% dan 90% memiliki potensi antibakteri terhadap pertumbuhan Fusobacterium nucleatum.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI