DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Evaluasi Perencanaan Tebal Perkerasan menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan (MDP) 2024 dengan Alternatif Bagan Tebal Perkerasan pada Ruas Jalan Akses Bandara Syamsudin Noor
PENGARANG:DEVY ARIYANI KALSUM RACHMAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-05-28


Bandara Syamsudin Noor merupakan bandara yang  berada di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan , kota terbesar di Kalimantan yangberjarak 10 kilometer barat  dari  pusat Kota Banjarbaru. Dalam Upaya meningkatkan aksesibilitas, Kementrian PUPR bekerja sama dengan  Pemerintah Provinsi Kalsel dan Pemerintah Kota Banjarbaru, telah berencana  untuk  merancang  pembangunan jalan  akses baru. Nantinya akan difungsikan  sebagai fasilitas jalan umum untuk memotong waktu tempuh  menuju Bandara Syamsudin Noor dan menunjang lancarnya mobilitas masyarakat guna mengangkat perekonomian sekitarnya. Jalan  menuju  utama yang fokus perencanaan ini terletak  di Jalan A.Yani Kilometer 29 sampai di depan terminal baru Bandara Syamsuddin Noor dengan panjang lintasan sekitar 3 kilometer.

Dalam mendukung studi perencanaan ini, diperlukan sejumlah data pendukung yang meliputi data CBR, data lalu lintas, serta data analisis harga satuan. Seluruh data diperoleh dari sumber sekunder, yaitu Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI. Data yang dikumpulkan kemudian dihitung dan dianalisis lebih lanjut. Perhitungan perkerasan lentur untuk jalan baru mengacu pada Manual Desain Perkerasan Jalan (MDP) edisi 2024. Dari proses perhitungan tersebut, dihasilkan sembilan alternatif desain struktur perkerasan lentur. Seluruh alternatif tersebut kemudian dievaluasi berdasarkan analisis Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan diperoleh bahwa Bagan Desain-3(1) dengan lapisan CTB setebal 150 mm merupakan opsi paling ekonomis, dengan estimasi biaya sebesar Rp5,39 miliar. Struktur lapisan perkerasan pada desain ini terdiri dari, dari atas ke bawah: lapisan AC-WC setebal 40 mm, AC-BC setebal 60 mm, CTB setebal 150 mm, lapisan fondasi agregat kelas B (LFA Kelas B) setebal 150 mm, serta lapisan dasar berupa timbunan pilihan berbutir kasar atau LFA Kelas C/stabilisasi semen dengan ketebalan 200 mm.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI