DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH KERAPATAN VEGETASI DAN BANGUNAN TERHADAP FENOMENA URBAN HEAT ISLAND (UHI) DI KOTA BANJARMASIN (2019 – 2024) | |
| PENGARANG | : | KEVIN ANUGRAH IMMANUEL TAMBUN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-05-30 |
Fenomena Urban Heat Island (UHI) menjadi isu penting dalam pengelolaan kota, seperti di Kota Banjarmasin. Kajian ini terjadi akibat berkurangnya tutupan vegetasi dan meningkatnya kerapatan bangunan, yang berdampak terhadap peningkatan suhu permukaan tanah. Tujuan penelitian ini menganalisis bagaimana pengaruh kerapatan vegetasi dan kerapatan bangunan terhadap fenomena UHI di Kota Banjarmasin. Analisis yang digunakan adalah analisis keruangan dan analisis statistik, pada analisis keruangan mengolah tingkat kerapatan vegetasi dan bangunan, dan distribusi suhu permukaan di Kota Banjarmasin, analisis statistik menggunakan regresi linear berganda. Data diperoleh dari citra satelit Landsat 8 OLI-TIRS yang kemudian diolah menjadi tiga indeks: LST sebagai variabel dependen, serta SAVI dan NDBI sebagai variabel independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan bangunan memiliki pengaruh signifikan terhadap kenaikan suhu permukaan, sedangkan kerapatan vegetasi berpengaruh negatif dalam menurunkan suhu. Nilai R Square dalam lima tahun sebesar 0,555 menunjukkan seberapa besar suhu permukaan dipengaruhi SAVI dan NDBI. Persamaan regresi dalam lima tahun adalah Y = 25,938 – 3,973X1 + 11,874X2, menunjukkan bahwa setiap peningkatan kerapatan bangunan satuan indeks dapat meningkatkan suhu permukaan sebesar 11,87°C, sedangkan setiap peningkatan kerapatan vegetasi satuan indeks dapat menurunkan suhu permukaan sebesar 3,97°C.
Kata kunci: Urban Heat Island, Land Surface Temperature, Kerapatan Vegetasi, dan Kerapatan Bangunan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI